Mesuji

Melihat Koleksi Aquascape Milik Kapolsek Simpang Pematang AKP Agung

Selain aquascape dan paludarium, Agung juga memiliki tanaman hidroponik dan beberapa jenis burung.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Rangga Yusuf
Kapolsek Simpang Pematang AKP Agung menunjukkan koleksi aquascape miliknya di belakang halaman kantor beberapa waktu lalu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Masa pandemi Covid-19 membuat sebagian masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah.

Tak terkecuali Kapolsek Simpang Pematang AKP Agung Ferdika.

Di masa pandemi Covid-19, Agung punya mainan baru untuk mengisi waktu senggangnya.

Saat ini, Agung sedang disibukkan dengan hobinya membuat aquascape dan paludarium.

Baca juga: VIDEO - 10 Kontestan Ikuti Contest Aquascape

Baca juga: Pameran Tugas Akhir Pelajar SMKN 5 Bandar Lampung: Ada Akuarium Raksasa dan Mobil Balap

Menariknya, Agung membuat akuarium di halaman belakang Mapolsek Simpang Pematang.

Selain aquascape dan paludarium, Agung juga memiliki tanaman hidroponik dan beberapa jenis burung.

Memasuki pintu gerbang Mapolsek Simpang Pematang, kita akan disambut dengan koleksi burung di sebuah kandang berukuran besar.

Selain di kantor, Agung juga membawa hobinya tersebut ke rumah dinasnya.

Di sana kita akan dimanjakan dengan pemandangan hijau sayuran hidroponik dan keindahan aquascape miliknya.

Ditambah dengan suara gemericik air dari saluran mesin filter aquascape dan paludarium.

Sembari menghidupkan lampu aquascape, Agung nampak antusias menceritakan aktivitasnya mengisi waktu luang di masa pandemi Covid-19.

"Dulu waktu muda memang suka aquascape. Terus karena adanya pandemi ini, daripada nongkrong tak jelas, kita buat kegiatan yang positif dan juga buat memanjakan mata," ujar AKP Agung, Minggu (6/3/2021).

"Kalau burung itu cuma suka. Ya ikut teman punya, saya juga punya. Kalau hidroponik, memang di awal pandemi kepikiran buat," sambungnya.

Ia menambahkan, selain mengisi waktu luang, diharapkan suasana kantor menjadi nyaman untuk bekerja karena ada suara gemercik air dan burung serta pemandangan yang sejuk.

Pria kelahiran 1982 ini mengaku merancang tema terlebih dahulu sebelum merangkai aquascape dan paludarium menjadi utuh.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved