Breaking News:

Berita Nasional

Sempat Telepon Suami Bilang Kehujanan, Meri Lemas Dengar Kabar Suami Tewas Dibunuh

Ian Saputra ditemukan tewas di semak-semak di wilayah Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir

(tribunjateng/yayan isro roziki)
ILUSTRASI TKP Pembunuhan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, INDRALAYA - Semalam suntuk Meri tak tidur karena menunggu suaminya yang belum pulang tanpa kabar.

Telepon dan SMS yang ia kirim tak dibalas suami. Paginya, Meri mendapat kabar suaminya tewas mengenaskan.

Ian Saputra ditemukan tewas di semak-semak di wilayah Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel.

Meri langsung lemas dan menangis sejadi-jadinya mengetahui suaminya tewas dibunuh.

Baca juga: Video Evakuasi Mobil Tertimpa Pohon: 4 Penumpang Tewas, Bocah 7 Tahun Selamat

Baca juga: Video Detik-detik Selebgram Ari Pratama Lari Minta Tolong hingga Tewas di Depan Resepsionis Hotel

"Kenapa ada orang tega membunuh suami saya seperti itu," kata Meri sambil menangis tersedu.

Jasad pria 31 tahun ini ditemukan pada Minggu (7/3/2021) pukul 10.00.

Menurut keterangan saksi mata, saat pertama kali ditemukan, terdapat luka sayatan parang di kepala, leher dan tangan kanan korban.

Diketahui, Ian merupakan warga RT 08 Dusun IV Desa Sungai Pinang II, Kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir.

"Benar, mayat yang ditemukan di Pulau Negara itu warga desa kami," kata Kepala Desa Sungai Pinang II, Herman Sawiran saat ditemui di rumah duka.

Sementara istri Ian, Meri Marlina mengungkapkan, suaminya itu pamit ingin melakukan transaksi jual-beli kambing.

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved