Kuliner
Kuliner Surabaya, 5 Makanan Tradisonal Surabaya yang Pas Disantap di Malam Hari
Makanan tradisional Surabaya banyak disajikan di sepanjang taman kota dengan berbagai pilihan menu lezat pada malam hari.
Penulis: Meli Yulyana | Editor: Virginia Swastika
Jenis daging yang ditawarkan cukup bervariasi, terdapat daging, lemak, jeroan hingga buntut sapi.
Rasa dari kuah rawon yang kental seimbang dengan kesegaran dari tauge mentah diatasnya, ditambah rasa gurih dari bawang merah.
Rawon tambah nikmat jika disantap dengan telur asin sebagai makanan pendamping.
Tak lupa juga kerupuk udang yang gurih, agar rasanya semakin mantap.
Rawon Setan - Embong Malang berada di Jalan Embong Malang Nomor 78/I, Genteng.
Rumah makan ini melayani pembelinya dari pukul 8.00-23.00. Satu porsi rawon dihargai Rp 34.000 per mangkoknya.
3. Tahu Tek
Tahu tek merupakan hidangan yang terdiri dari tahu, telur, kentang, tauge dan lontong yang dilumuri dengan bumbu kacang dicampur dengan petis.
Telur dadar dicampur dengan tahu setengah matang sebagai protein dalam hidangan ini. Sebagai sentuhan terakhir, ditambahakan kerupuk di atas bumbu kacangnya.
Tahu tek biasanya dijual pada malam hari di Surabaya.
Bunyi yang sangat familiar dari pedagang tahu ini adalah "tek....tek....tekk," dari bambu yang dupukul dengan tongkat bambu kecil.
Untuk menikmati tahu tek dengan rasa yang nikmat kamu bisa menghampiri rumah makan Tahu Tek Pak Jayen di Jalan Dharma Husada Indah I Blok C Nomor 2, Mulyorejo.
Berbekal uang tunai Rp 19.000 kamu bisa menikmati tahu tek lengkap, porsi jumbonya Rp 25.000.
Rasa Tahu Tek Pak Jayen sangat terasa bawang putihnya, sehingga rasanya gurih dan aromanya harum.
4. Nasi Cumi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kuliner-surabaya-5-makanan-tradisonal-surabaya-yang-pas-disantap-di-malam-hari.jpg)