Kuliner

Kuliner Jogja, Daftar Kuliner Tradisional Khas Jogja yang Hampir Punah

Sebagai kota yang memiliki banyak wisata kuliner, Yogyakarta menyimpan banyak kuliner tradisional. Namun beberapa di antaranya sudah mulai punah

Tayang:
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Riyo Pratama
Kompas.com/NUR ROHMI AIDA
Ilustrasi. Besengek tempe benguk, kuliner khas Jogja yang nyaris punah 

Biasanya blondo dibumbui dengan bawang putih, cabai, dan sedikit garam.

Blondo pun siap disajikan dengan nasi hangat dan lauk pauk lainnya.

Selain untuk lauk pauk, blondok biasanya sering digunakan untuk campuran 'areh' salah satu komponen dari gudeg.

Kethak blondo juga bisa dibumbui dengan gula yang disebut dengan kethak manis.

Biasanya kethak manis dimakan dengan geblek makanan khas Kulonprogo yang terbuat dari ketela pohon.

3. Growol

Growol adalah makanan khas dari Kulonprogo yang terbuat dari singkong.

Makanan ini dibungkus dengan daun pisang. Proses pembuatannya cukup panjang.

Awalnya singkong yang telah dikupas dicuci bersih lalu direndam selama 3 hari tiga malam tanpa diganti airnya.

Setelah lunak dan mengeluarkan bau asam karena fermentasi, singkong dicuci bersih dan dicacah atau ditumbuk halus.

Lalu singkong yang sudah halus dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang.

Rasa growol unik yakni tawar dan sedikit asam. Biasanya akn dinikmati dengan besengek tempe benguk atau kethak blondo.

4. Besengek tempe benguk

Besengek tempe benguk berbahan dasar tempe yang dimasak dengn santan yang dibumbui besengek.

Besengek adalah masakan dengan bersantan dengan bumbu dasar putih yakni bawang putih, bawang merah, ketumbar, kemiri, dan bumbu segarnya daun salam, laos, sereh, dan daun jeruk purut.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved