Apa Itu
Apa Itu Kopassus dan Bagaimana Seragam Kopassus?
Salah satu korp pasukan yang tak diragukan lagi kekuatannya adalah Kopassus. Simak apa itu Kopassus dan bagiaman seragam yang dipakai Kopassus.
Penulis: Meli Yulyana | Editor: Riyo Pratama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kekuatan militer Indonesia sudah tak bisa lagi diragukan oleh negara-negara lain.
Berbagai korps pasukan yang dibentuk oleh militer Indonesia siap menjaga keutuhan negara ini.
Salah satu korp pasukan yang tak diragukan lagi kekuatannya adalah Kopassus.
Lantas tahukah kamu apa itu Kopassus? bagiaman seragam yang dipakai Kopassus?
Baca juga: Apa Itu APBN, Fungsi dan Tujuan Penyusunan APBN
Baca juga: Apa Itu Tumbuhan
Simaik uraian berikut ini dilansir dari laman grid.id pada (13/11/2020).
Kopassus atau Komando Pasukan Khusus adalah salah satu pasukan Komando Utama (KOTAMA) tempur terbaik yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat.
Keunggulan Kopassus adalah memiliki kemampuan bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror.
Salah satu tugas Kopasus adalah ikut dalam tugas Kopasus Operasi Militer Perang (OMP) diantaranya Direct Action serangan langsung untuk menghancurkan logistik musuh, Combat SAR, Anti Teror, Advance Combat Intelligence (Operasi Inteligen Khusus).
Selain itu, tugas lainnya adalah Humanitarian Asistensi (bantuan kemanusiaan), AIRSO (operasi anti insurjensi, separatisme dan pemberontakan), perbantuan terhadap kepolisian/pemerintah, SAR Khusus serta Pengamanan VVIP.
Prajurit Kopassus yang memiliki moto "Berani, Benar, Berhasil" mudah dikenali dengan baret merah yang disandangnya, sehingga pasukan ini sering disebut sebagai pasukan baret merah.
Baca juga: Apa Itu APBN? Simak Definisi, Fungsi dan Tujuan
Baca juga: Apa Itu Biaya Overhead, Contoh dan Cara Menghitungnya
Pasalnya, untuk menjadi prajurit Kopassus bukan hal mudah.
Prajurit Kopassus adalah sosok pilihan yang mempunyai kemampuan di atas rata-rata karena kerap mendapat penugasan sulit di berbagai daerah.
Setiap prajurit dinyatakan lulus melewati werving atau rangkaian tes kesehatan, fisik, akademi dan psikologi.
Setidaknya, calon anggota Kopassus harus bisa lari 2,4 kilometer dengan waktu 12 menit, 40 kali push up dalam semenit, tidak takut ketinggian dan lainnya.
Kopassus mempunyai seragam khas warna loreng darah.
Warna loreng darah di seragam Kopassus ini bukan sekadar corak belaka namun memiliki makna yang mendalam dan cerita yang panjang pula.
Cerita mengenai seragam Kopassus warna loreng darah yang juga sempat dipakai Marinir AS ini dibahas dalam buku berjudul 'Sintong Panjaitan Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando' karya Hendro Subroto.
Seperti dikutip dari kaltim.tribunnews.com pada (15/7/2019) perubahan seragam Kopassus dengan loreng darah mengalir' menjadi pakaian dinas lapangan (PDL) Kopassus terjadi saat Kolonel Moeng Pahardimulyo menjadi Danjen Kopassus, pada 1958-1964.
Dalam sejarah Kopassus, seragam loreng darah mengalir pernah melegenda saat Kopassus yang waktu itu masih bernama Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) melakukan operasi pembersihan pemberontakan DI/TII.
Awalnya, pasukan Komando menggunakan seragam loreng dengan corak khusus yang dikenal dengan sebutan seragam loreng ‘Macan Tutul.’
Aslinya, pakaian loreng tersebut adalah buatan Amerika yang diproduksi pada masa PD-II dalam jumlah sangat besar untuk digunakan pasukan marinirnya (U.S. Marines).
Seiring dengan berakhirnya PD-II, pakaian seragam ini diberikan sebagai bantuan kepada tentara Kerajaan Belanda, yang pada akhirnya diberikan kepada angkatan perang Indonesia kaitannya dengan kemerdekaan RI.
Pakaian inilah yang kemudian dibagikan sebagai seragam khusus prajurit-prajurit satuan Komando.
Baca juga: Apa Itu Anosmia, Cara Atasi Anosmia Secara Alami
Demikian penjelasan mengenai apa itu Kopassus dan bagaimana seragam Kopassus, semoga bermanfaat. ( Tribunlampung.co.id / Meli Yulyana )