Apa Itu

Apa Itu Albino, Penyebab, dan Pengobatan Albino

Yuk disimak penjelasan apa itu albino, penyebab, dan pengobatan albino di bawah ini.

Penulis: Putri Salamah | Editor: Reni Ravita
DW
Simak penjelasan Apa Itu Albino, Penyebab, dan Pengobatan Albino. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Mari simak penjelasan apa itu albino, penyebab, dan pengobatan albino di bawah ini.

Dihimpun dari laman resmi alodokter.com, Albinisme atau albino adalah kondisi yang disebabkan oleh kekurangan atau ketiadaan melanin di dalam tubuh. Penderita albinisme bisa dikenali dari warna rambut dan kulitnya yang terlihat putih atau pucat.

Melanin adalah pigmen yang dihasilkan tubuh untuk menentukan warna kulit, rambut, dan iris (selaput pelangi) mata.

Melanin juga berperan dalam perkembangan saraf optik yang memengaruhi fungsi penglihatan.

Baca juga: Apa Itu Modus dalam Matematika dan Cara Menghitung Modus

Baca juga: Apa Itu Eligible dalam SNMPTN

Kekurangan melanin dapat menyebabkan kelainan warna rambut, kulit, dan iris mata, serta mengganggu penglihatan.

Albinisme tergolong jarang terjadi. Berdasarkan penelitian, albinisme terjadi pada 1 dari 20.000 kelahiran. Di Indonesia, albinisme lebih dikenal dengan sebutan albino.

Penyebab Albino atau Albinisme

Albinisme atau albino disebabkan oleh perubahan atau mutasi pada gen yang berpengaruh dalam produksi melanin.

Melanin adalah pigmen yang dihasilkan oleh sel melanosit yang terdapat di mata, kulit, dan rambut.

Mutasi pada gen-gen tersebut menyebabkan produksi melanin berkurang drastis atau bahkan tidak diproduksi sama sekali.

Baca juga: Apa Itu MSA dan Cara Matikan Iklan di Ponsel Xiaomi

Baca juga: Apa Itu Akta Kelahiran dan Apa Syarat Membuat Akta Lahir?

Hal inilah yang menyebabkan munculnya gejala albinisme.

Berdasarkan jenis gen yang mengalami mutasi, albinisme terbagi ke dalam beberapa tipe, yaitu:

Albinisme okulokutaneus

Albinisme okulokutaneus merupakan albinisme yang paling umum terjadi. Albinisme tipe ini terjadi akibat mutasi pada salah satu dari 7 gen (OCA1 sampai OCA7).

Mutasi pada gen ini menyebabkan penurunan produksi melanin di rambut, kulit, dan mata, serta menurunkan fungsi penglihatan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved