Breaking News:

Pencurian Sapi di Lampung Tengah

Begini Modus Pelaku Curi 3 Ekor Sapi di Lampung Tengah

Sebelum buron lima tahun, aksi terakhir Hadi beserta komplotannya terjadi pada Februari 2016 lalu di Kampung Bandar Putih Tua, Kecamatan Anak Ratuaji.

Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam
Kasatreskrim Polres Lampung Tengah AKP Edy Qorinas. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Hadi (30) diringkus Tekab 308 Polres Lampung Tengah, Senin (22/3/2021) lalu, karena kasus pencurian sapi.

Sebelum buron lima tahun, aksi terakhir Hadi beserta komplotannya terjadi pada Februari 2016 lalu di Kampung Bandar Putih Tua, Kecamatan Anak Ratuaji.

"Pelaku beserta rekan-rekannya melakukan pencurian tiga ekor sapi milik korban Mulyono. Aksi itu dilakukan pada dini hari, saat korban tidur," kata Kepala Satreskrim Polres Lampung Tengah AKP Edy Qorinas, Jumat (26/3/2021).

Modusnya, kata Edy, Hadi cs terlebih dahulu masuk ke dalam rumah korban.

Baca juga: BREAKING NEWS Buron 5 Tahun, Pencuri Sapi di Lampung Tengah Ditembak Polisi

Baca juga: Buronan Pencurian Sapi di Pringsewu Habiskan Uang Hasil Kejahatan untuk Kebutuhan Hidup

"Dia masuk ke dalam rumah korban, mengambil kunci kandang, lalu mengambil tiga ekor sapi dewasa dan membawa kabur sapi menggunakan truk," jelasnya.

Setelah aksi tersebut, pelaku selalu berpindah lokasi untuk mengindari kejaran polisi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Hadi dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Buron lima tahun, pelarian pencuri sapi di Kecamatan Anak Ratuaji, Lampung Tengah berakhir di balik jeruji besi.

Pelaku bernama Hadi (30) diringkus Tekab 308 Polres Lampung Tengah di rumahnya, Senin (22/3/2021) lalu.

"Pelaku Hadi ini terbilang licin saat hendak ditangkap. Sudah beberapa kali usaha penangkapannya gagal. Senin lalu kami mendapat informasi dia ada di rumahnya di Kecamatan Anak Ratuaji, dan langsung kami tangkap," terang Kepala Satreskrim Polres Lampung Tengah AKP Edy Qorinas, mewakili Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Jumat (26/3/2021).

Karena melawan petugas, Hadi dihadiahi timah panas di bagian kakinya.

"Pelaku kami berikan tindakan tegas terukur di bagian kakinya karena mencoba melawan petugas. Setelah itu pelaku kami amankan ke mapolres guna penyelidikan lebih lanjut," bebernya. ( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved