Lampung Barat
Banjir hingga Longsor di Lampung Barat, Luapan Way Mentrang Mencapai 7 Meter
Di wilayah Kecamatan Balik Bukit, tepatnya di Pekon Kubu Perahu, terjadi bencana tanah longsor dan meluapnya air Sungai Way Mentrang.
Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: Daniel Tri Hardanto
Lantaran arus begitu deras hingga mengikis tepi jalan, pagar besi pembatas jalan pun ikut hanyut beserta kedua etalase tersebut.
Menurut taksirannya, Usriawan mengalami kerugian sekira Rp 20 juta atas kejadian tersebut.
"Sekira pukul 20.00 WIB sudah dipasang garis polisi oleh petugas," ujarnya.
Sampai April
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat Maidar memperkirakan curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Lampung Barat akan berlanjut sampai April 2021.
"Berkisar 35-40 milimeter," terang Maidar di kantornya, Senin (29/3/2021).
Ia mengimbau, bagi pengendara yang akan melintasi Jalan Lintas Liwa-Krui untuk berhati-hati karena wilayah tersebut rawan longsor dan pohon tumbang.
Sebelumnya, Minggu (28/3/2021), terjadi sejumlah bencana akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Lampung Barat, khususnya Kecamatan Balik Bukit dan Pagar Dewa.
Di Kecamatan Balik Bukit, terjadi tanah longsor dan pohon tumbang yang mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas selama lebih dari dua jam, yakni sekira pukul 16.00-18.30 WIB.
Sementara di Kecamatan Pagar Dewa, terjadi luapan air Sungai Lilingan di Pemangku 6, Pekon Margajaya, yang menggenangi area pertanian.
Kemudian, jembatan yang tertimbun longsor di Pemangku 1 Pekon Margajaya, meluapnya air Sungai Talang Kepayang di Pemangku 7 Pekon Margajaya yang berakibat longsor di sekitar jembatan.
Selanjutnya, banjir di Pemangku 6 Pekon Sidodadi yang mengakibatkan jebolnya lima kolam ikan beserta area persawahan yang terendam dengan luas sekira 5 hektar serta kerugian ditaksir Rp 150 juta.
Lalu, banjir akibat luapan Sungai Way Umpu yang merendam sejumlah area persawahan di Pemangku 2 Pekon Pagar Dewa, banjir luapan Sungai Way Tungkus di Pemangku 2 Talang Baru Pekon Pahayu Jaya yang mengakibatkan sejumlah kolam ikan dan permukiman warga tergenang air.
Terakhir, banjir akibat luapan Sungai Basung Pemangku 7 Pekon Basungan yang berdampak pada terendamnya sejumlah area persawahan, kolam ikan, dan pemukiman warga. ( Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/banjir-hingga-longsor-di-lampung-barat.jpg)