Berita Nasional
Viral Awan Berbentuk Gelombang Tsunami di Pekalongan
Viral awan berbentuk gelombang tsunami. Foto diunggah akun Instagram @beritapekalongan1.
Pada saat ini wilayah Pekalongan dan sekitarnya berada pada musim transisi (pancaroba), ditandai dengan mulai aktifnya monsun Australia yang menyebabkan pola angin baratan menjadi timuran. Hal ini memicu terjadinya monsoon trough di wilayah Jawa.
Selain itu adanya konveksi dari Madden Jullian Oscillation, Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuator di wilayah Jawa meningkatkan potensi terbentuknya awan-awan konvektif di wilayah Jawa termasuk Pekalongan dan sekitarnya.
"Awan Arcus terbentuk karena adanya ketidakstabilan atmosfer yang disebabkan oleh adanya pertemuan massa udara dingin dengan massa udara hangat. Massa udara hangat yang sifatnya lebih ringan ini, terangkat ke atas dan memicu terbentuknya awan arcus yang polanya memanjang menyerupai gelombang tsunami," imbuhnya.
Pihaknya menuturkan, awan ini biasanya bergerak dengan kecepatan tertentu dan menimbulkan hujan lebat disertai petir dan angin kencang atau bahkan hujan es di wilayah yang dilaluinya, sehingga relatif singkat kejadiannya.
"Awan ini relatif jarang terjadi, namun di wilayah seperti Makasar, Pangkalan bun, dan Meulaboh sudah beberapa kali terjadi fenomena tersebut," tuturnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada dengan dampak dari awan tersebut, seperti menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi fenomena tersebut.
"Masyarakat juga dapat memantau perkembangan info cuaca dari BMKG seperti aplikasi android atau IOS info BMKG atau website www.bmkg.go.id. atau www.signature.bmkg.go.id," tambahnya. (*)
sumber: Tribun Jogja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/awan-berbentuk-mirip-gelombang-tsunami-di-pekalongan.jpg)