Breaking News:

Ramadan 2021

Cara Menghitung THR Karyawan Tetap dan Karyawan Kontrak

Begini cara menghitung besaran tunjangan hari raya (THR) bagi karyawan swasta yang sudah tetap dan kontrak

Grafis Tribun Lampung/Dodi Kurniawan
Cara Menghitung THR Karyawan yang Benar, Sesuai Rumus dan Masa Kerja 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Simak tata cara menghitung THR untuk karyawan tetap dan karyawan kontrak.

Begini cara menghitung besaran tunjangan hari raya (THR) bagi karyawan swasta yang sudah tetap dan kontrak.

Perhitungan besaran THR kepada dua karyawan ini berbeda tergantung pada masa dia bekerja.

Aturan atau rumus menghitung besaran THR bagi karyawan swasta telah diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016.

Dalam Permenaker ini diatur pula syarat yang harus dipenuhi karyawan untuk bisa mendapatkan THR.

Ia harus bekerja minimal satu bulan baru berhak memperoleh THR.

Masih merujuk pada Permenaker 6/2016, THR wajib dibayarkan oleh perusahaan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

Artinya, bila Lebaran 2020 jatuh pada 24-25 Mei 2020, maka THR wajib dibayarkan paling lambat 17-18 Mei 2020.

Lantas, bagaimana cara menghitung besaran THR?

Pada Pasal 3 Permenaker 6/2016 disebutkan, cara menghitung THR karyawan bergantung pada masa kerja karyawan:

Baca juga: Bacaan Doa Niat Mandi Wajib dan Syarat Air Mandi Junub, Jelang Ramadan 2021

Baca juga: Hukum Laksanakan Salat Tarawih di Masjid dan Salat Witir di Rumah saat Ramadan 2021

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved