Breaking News:

Kasus Suap Lampung Tengah

Minta Proyek, Kontraktor Bobi Sutowo Dekati Staf Taufik Rahman

Kontraktor bernama Bobi Sutowo mengaku mendapat proyek di Lampung Tengah dengan cara mendekati staf Kadis PUPR Taufik Rahman.

Tribunlampung.co.id / Deni
Kontraktor bernama Bobi Sutowo menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan suap dan gratifikasi Lampung Tengah di PN Tanjungkarang, Kamis (15/4/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kontraktor bernama Bobi Sutowo mengaku mendapat proyek di Lampung Tengah dengan cara mendekati staf Kadis PUPR Taufik Rahman.

Bobi Sutowo mengungkapkan, ia pernah mendapat paket pekerjan pada tahun 2016 di Lampung Tengah.

"Tahun 2017 saya mencoba ikut pekerjaan lagi dan saya menemui Indra (Airlangga). Saya minta pekerjaa waktu itu suruh menunggu," ucapnya dalam persidangan perkara dugaan suap gratifikasi Lampung Tengah, Kamis (15/4/2021).

Untuk mempersingkat waktu, JPU KPK Taufiq Ibnugroho pun membacakan BAP saksi Bobi, yang mana saat itu saksi mendatangi rumah Indra Airlangga bersama anak dan istrinya.

Menurut Taufiq, dalam pertemuan itu Bobi minta tolong untuk mendapatkan proyek.

"Indra menyampaikan untuk mengerjakan proyek harus menyerahkan fee 17 sampai 20 persen, dan saya menyanggupinya. Setelah itu?" tanya Taufiq.

"Setelah itu, kemudian beberapa minggu kemudian saya ditelepon kembali oleh Indra," jawab Bobi.

Bobi mengatakan, dalam panggilan telepon tersebut disampaikan jika ada pekerjaan di Dinas Bina Marga.

"Dan minta diserahkan fee Rp 600 juta, dan itu penyerahan dua kali Rp 300 juta di Bukit Randu," tandasnya.

Hal sama dikatakan Kurnain, Direktur CV Kurnia Jaya.

Ia juga mendapatkan pekerjaan di Lampung Tengah dengan memberikan setoran fee proyek.

"Awal pelantikan 2016 saya datang untuk memberikan selamat atas pelantikan bupati. Lalu saya minta petunjuk mendapat pekerjaan," katanya.

Kurnain mengatakan, Mustafa sebaliknya menyampaikan untuk ke Dinas PUPR.

"Dan waktu itu masih Pak Muhibat, lalu ke sana menemuinya dan katanya suruh nunggu info dulu, belum disampaikan pekerjaan. Baru setelah itu diberikan pekerjaan jalan Sinar Banten," tandasnya. ( Tribunlampung.co.id / Hanif Mustafa )

Baca berita Kasus Suap Lampung Tengah lainnya

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved