Breaking News:

Pesisir Barat

Melihat dari Dekat Gua Matu, Wisata Religi yang Mistis di Pesisir Barat

Untuk menuju lokasi Gua Matu, pengunjung dapat melalui Jalinbar dengan jarak tempuh 253 kilometer atau sekira 5,5 jam dari Bandar Lampung.

Tribunlampung.co.id / Nanda
Juru Kunci Gua Matu Makmur berdoa sebelum memasuki Gua Matu, Senin (26/4/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESISIR BARAT - Mendengar kata gua, sudah terbayang di benak kita mengenai suasana gelap yang ada di dalamnya.

Aroma amoniak dari kotoran ribuan hingga jutaan kelelawar penghuni gua yang begitu kuat, sangat menyiksa hidung.

Akan didapati pemandangan menjijikan di lantai gua yang bercecer kotoran kelelawar di mana-mana.

Tak kalah menjijikkan, ribuan kecoa di lantai gua pun seakan tak mau kehilangan eksistensinya.

Tetesan air yang merembes dari langit-langit gua, kelelawar yang beterbangan kian kemari, ada juga yang bergantungan di langit-langit gua, serta deburan ombak di pantai menjadi pengiring dalam berwisata ke Gua Matu di Pekon Way Sindi, Kecamatan Karya Penggawa, Pesisir Barat.

Nama Gua Matu berasal dari bahasa Lampung yang artinya Gua Batu.

Selain itu, Gua Matu juga kental akan aroma mistis.

Untuk menuju lokasi Gua Matu, pengunjung dapat melalui Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera dengan jarak tempuh 253 kilometer atau sekira 5,5 jam dari Kota Bandar Lampung.

Pengunjung juga diharuskan untuk menuruni anak tangga yang berjumlah 299 buah untuk mencapai mulut gua.

Konon, saat membangun tangga untuk menuju mulut Gua Matu pada 2018 lalu, para pekerja proyek mengalami sejumlah peristiwa ganjil.

Halaman
1234
Penulis: Nanda Yustizar Ramdani
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved