Breaking News:

Pembunuhan di Lampung Tengah

Musa Ahmad Apresiasi Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Way Pengubuan

Keberhasilan Polres Lampung Tengah mengungkap kasus pembunuhan di Kecamatan Way Pengubuan mendapat apresiasi dari Bupati Musa Ahmmad.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam
Keberhasilan Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Tengah mengungkap kasus pembunuhan di Kecamatan Way Pengubuan mendapat apresiasi dari Bupati Musa Ahmad. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Keberhasilan Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Tengah mengungkap kasus pembunuhan di Kecamatan Way Pengubuan mendapat apresiasi dari Bupati Musa Ahmad dan sejumlah unsur Forkopimda setempat.

Musa Ahmad menyampaikan apresiasinya kepada pihak kepolisian yang telah sigap dan cepat dalam mengungkap kasus pembunuhan yang sempat menggemparkan warga di Kecamatan Way Pengubuan itu.

"Saya mengapresiasi langkah cepat kepolisian, khususnya Tekab 308 Polres Lamteng, atas keberhasilan mengungkap kasus pembunuhan di Kecamatan Way Pengubuan," kata Musa Ahmad, Selasa (27/4/2021).

Menurut Musa Ahmad, pengungkapan kasus tersebut dapat memberikan kepercayaan hukum, terutama terkait kasus kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polres Lamteng.

"Semoga dengan keberhasilan ini, semakin meyakinkan masyarakat bahwa kepolisian selalu maksimal dalam melayani masyarakat," imbuhnya.

Baca juga: Alasan Pria Bunuh Istri Sirinya di Lampung Tengah, Pelaku Kesal Disuruh Ceraikan Isti Keempatnya

Hal senada disampaikan Wakil Ketua I DPRD Lamteng Yulius Heri Susanto. Menurutnya, keberhasilan mengungkap kasus tersebut merupakan kinerja keras tak kenal lelah pihak kepolisian.

"Semoga kekompakan dan keberhasilan selalu bersama pihak kepolisian, khususnya Tekab 308 Polres Lamteng dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," terangnya.

Kesal Diminta Cerai

JK (45) mengakui perbuatannya membunuh Reni alias Tukini yang merupakan istri sirinya.

Baca juga: Pria Bunuh Istri Sirinya di Lampung Tengah, Motif Asmara hingga Ingin Kuasai Harta Korban

Warga Jalan 12 Kampung Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah itu mengaku kesal karena diminta menceraikan istri keempatnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved