Apa Itu

Apa Itu Epidural Hematoma, Viral Setelah Adegan Aldebaran di Ikatan Cinta

Pertanyaan apa itu Epidural Hematoma jadi viral seusai adegan kecelakaan yang dialami Aldebaran di sinetron Ikatan Cinta pada episode 27 April 2021.

Instagram Layar Drama RCTI
Ilustrasi adegan Aldebaran di sinetron Ikatan Cinta yang disebut dokter mengalami Epidural Hematoma. Berikut, penjelasan apa itu Epidural Hematoma. 

Bagaimana pengobatan Epidural Hematoma

Dokter akan menyesuaikan pengobatan dengan keparahan kondisi dan gejala yang muncul.

Dalam hal ini, pasien juga harus memberi tahu dokter jika memiliki masalah kesehatan lain.

Kondisi lain yang diderita pasien turut menentukan metode pengobatan yang akan dilakukan.

Beberapa metode yang umum digunakan untuk mengatasi epidural hematoma adalah:

Operasi. Operasi merupakan metode penanganan yang dilakukan untuk mengatasi epidural hematoma. Operasi bertujuan untuk mengalirkan tumpukan darah yang ada di ruang antara tulang tengkorak dan dura. Prosedur ini menggunakan obat bius. Beri tahu dokter jika memiliki riwayat alergi obat bius.

Obat. Dokter dapat memberikan infus manitol guna mengurangi tekanan di kepala (intrakranial) akibat penumpukan darah.

Rehabilitasi. Dokter akan menganjurkan pasien untuk berkonsultasi dengan dokter rehabilitasi medis dan menjalani fisioterapi. Fisioterapi bertujuan untuk melatih fungsi anggota tubuh yang hilang muncul akibat cedera yang dialami, seperti kesulitan berjalan, lumpuh, mati rasa, dan tidak dapat menahan BAB atau BAK.

Selain metode di atas, pasien juga dapat melakukan perawatan rumah guna membantu proses pemulihan. Upaya-upaya yang dapat dilakukan meliputi:

Menghindari konsumsi alkohol.

Menghindari olahraga dengan kontak fisik.

Meningkatkan aktivitas secara bertahap.

Istirahat yang cukup.

Bagaimana pencegahan Epidural Hematoma

Epidural hematoma dapat dihindari dengan mencegah terjadinya cedera kepala.

Beberapa upaya berikut turut menurunkan risiko seseorang mengalami cedera kepala:

Gunakan alat pelindung diri ketika berkendara atau berolahraga.

Hindari mengonsumsi alkohol, terutama ketika akan berkendara.

Berhati-hati dalam beraktivitas, dan bersihkan lingkungan dari benda-benda yang dapat membuat Anda terjatuh.

Bagaimana komplikasi Epidural Hematoma

Seseorang yang menderita epidural hematoma berisiko mengalami gejala tambahan akibat cedera otak, misalnya kejang, meski epidural hematoma itu sendiri telah diatasi.

Biasanya gejala tambahan ini muncul hingga 2 tahun setelah pasien mengalami kecelakaan, dan pada beberapa kasus dapat menghilang dengan sendirinya.

Beberapa komplikasi lain yang dapat terjadi meliputi:

Koma.

Herniasi otak. Kondisi di mana bagian otak bergeser atau pindah dari tempat awalnya.

Hidrosefalus. Kondisi di mana terjadi peningkatan cairan serebrospinal di dalam otak yang mengganggu fungsi otak.

Lumpuh.

Mati rasa.

Demikian, penjelasan apa itu Epidural Hematoma.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved