Breaking News:

Berita Nasional

Remaja Putri Dirudapaksa Kakak dan Ayah Kandung

polisi mengamankan dua orang yaitu A (19) kakak kandung korban dan M (55) ayah kandung korban.

ilustrasi rudapaksa. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kasus rudapaksa anak di bawah umur terjadi Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Korban remaja berusia 14 tahun.

Adapun pelaku kakak dan ayah kandungnya.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, Unit PPA Satreskrim Polresta Mataram telah menerima laporan dugaan persetubuhan dengan terduga pelaku masih memiliki hubungan keluarga.

"Kami menerima laporan terkait dugaan persetubuhan di Lombok Barat, yang diduga ada dua orang dalam satu lingkup keluarga," kata Kadek, saat dikonfirmasi di Mataram, Jumat (30/4/2021).

Atas laporan tersebut, polisi mengamankan dua orang yaitu A (19) kakak kandung korban dan M (55) ayah kandung korban.

Baca juga: Hindari Kasus Asusila, Komisi I Minta Pemkot Koordinasi dengan Pemilik Indekos

Keduanya diamankan karena diduga telah melakukan persetubuhan terhadap korban yang masih berusia di bawah umur.

Korban diduga disetubuhi berkali-kali oleh kakak kandung dan ayah kandung korban.

Dugaan persetubuhan ini terjadi sejak tahun 2019 dan dilakukan di beberapa lokasi berbeda.

"Ada beberapa tempat ada yang di rumah, ada yang di rumah kakek, ada yang di pasar, penyampaiannya seperti itu dari korban," kata Kadek.

Baca juga: Dokter di Batam Dijebloskan Penjara Gara-gara Berbuat Asusila saat Periksa Pasien Wanita

Halaman
12
Editor: taryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved