Breaking News:

Bandar Lampung

Kasus Pencurian di 2 Toko di Pasar Tengah Masih Diselidiki Polisi

Jajaran Polsek Tanjungkarang Barat masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian dua toko di Pasar Tengah.

Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter
Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol David Jeckson Sianipar saat diwawancarai, Senin (3/5/2021). David menyatakan saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus pencurian dua toko di Pasar Tengah, Bandar Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jajaran Polsek Tanjungkarang Barat masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian dua toko di Pasar Tengah.

Peristiwa pencurian terjadi di dua toko di Pasar Tengah, Jalan Kartini, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Jumat (30/4/2021).

Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol David Jeckson Sianipar menyatakan, kedua toko yang menjadi sasaran maling tersebut yakni toko Batik Indonesia dan Toko Arifin.

Saat ini pihaknya masih melakukan analisis terhadap bukti rekaman CCTV milik toko yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Masih dalam tahap penyelidikan berdasarkan bukti bukti yang berhasil anggota kami kumpulkan," kata Kompol David Jeckson Sianipar, Senin (3/5/2021).

David memastikan, berdasarkan laporan korban ada dua toko yang menjadi sasaran pelaku pencurian.

Baca juga: Polisi Selidiki Pencurian 3 Toko di Pasar Tengah Bandar Lampung

Sedangkan total kerugian yang disebabkan aksi pencurian tersebut, dilaporkan mencapai Rp 50 juta.

Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol David Jeckson Sianipar saat diwawancarai, Senin (3/5/2021). David menyatakan saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus pencurian dua toko di Pasar Tengah, Bandar Lampung.
Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol David Jeckson Sianipar saat diwawancarai, Senin (3/5/2021). David menyatakan saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus pencurian dua toko di Pasar Tengah, Bandar Lampung. (Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter)

"Dari laporan dua toko yang menjadi korban, total kerugian sekitar Rp 40 juta sampai Rp 50 juta," kata David.

Sebelumnya, pelaku pencurian toko berhasil menggasak uang senilai puluhan juta usai beraksi dengan menggunakan modus membuat gorong gorong sebagai akses masuk toko.  

Karyawan toko Batik Indonesia, Shihab (20) mengatakan, pristiwa itu diperkirakan terjadi Jumat sekira pukul 04.00 WIB. 

Baca juga: Pelaku Pencurian Motor di Tanggamus Ternyata Residivis di Lampung Selatan

Halaman
12
Penulis: joeviter muhammad
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved