Bandar Lampung
Curanmor di Bandar Lampung, Motor Mahasiswi Unila Hilang di Halaman Indekos
Motor Honda Beat berwarna hitam, bernomor polisi BE 2823ACG, hilang di halaman Kos Anggrek, di Jalan Anggrek, Gedong Meneng.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pencurian motor kembali terjadi, kali ini para pelaku menyasar motor miliki mahasiswi Universitas Lampung.
Motor Honda Beat berwarna hitam, bernomor polisi BE 2823ACG, hilang di halaman Kos Anggrek, di Jalan Anggrek, Gedong Meneng, no.15, Rajabasa, Bandar Lampung, Senin 3 Mei 2021, sekitar pukul 17.00 WIB.
Korban Khansa Ranbia (19) mengatakan jam 9 pagi dirinya sampai di indekos.
"Jam 9 pagi saya kembali ke kosan. Saya parkirkan motor di halaman kos. Saat itu motor dalam kondisi dikunci stang. Lalu saya menutup rapat kembali pagar kosan, dan saya masuk ke dalam kamar kos," kata Khansa, Selasa (4/5/2021).
"Sekitar jam 12 siang saya ke luar kamar untuk mengambil pesanan makanan saya. Pas saya ke luar kamar, motor saya masih ada di halaman kos," sambungnya.
Khansa mengatakan sekitar jam 5 sore ketika dirinya ke luar kamar, motornya sudah hilang.
Baca juga: Curanmor di Bandar Lampung, Motor Mahasiswi UIN Lampung Raib di Depan Warung Makan Miliknya
"Setelah mengetahui motor saya hilang saya langsung menanyakan keberadaan motor saya kepada teman kos yang lain. Tetapi mereka tidak ada yang melihat motor saya," ujar Khansa.
"Ketika ke luar kamar, saya melihat pagar kosan masih tertutup rapat. Kemungkinan pelaku masuk saat ada penghuni kos lain yang masuk ke dalam kosan. Karena posisi pagar pasti terbuka. Karena setiap penghuni kos di sini memiliki kunci pagar masing-masing. Jadi siapapun bisa masuk," sambungnya.
Khansa mengatakan dirinya sudah melaporkan kejadian pencurian motor tersebut ke Polsek Kedaton.
Kapolsek Kedaton Kompol Ery Hafri membenarkan tentang kejadian pencurian motor yang terjadi di Gedong Meneng tersebut.
Baca juga: Ditinggal Salat Subuh di Masjid, Motor Honda CB150R Digasak Maling
"Korban sudah sudah melaporkan kejadian pencurian motor tersebut kepada kami. Tim kami juga sudah membuat laporan kehilangan motor korban," kata Ery.
"Kini kami masih mendalami laporan korban untuk selajutnya kami akan melakukan pengejaran terhadap pelaku," sambungnya.
Kompol Ery mengatakan dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap aksi pencurian motor, terutama di kosan seperti ini.
"Menjelang hari raya seperti ini, pelaku biasanya beraksi di tempat-tempat keramain seperti pusat perbelanjaan, pasar dan lainny," kata Ery.
"Pastikan kendaraan anda diparkirkan di tempat yang dapat dijangkau oleh mata. Gunakan alat pengaman tambahan supaya menambah rasa aman," tutupnya.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )