Breaking News:

Mesuji

Belasan Warga Mesuji Menyerahkan Diri ke Polisi

Belasan warga di Kabupaten Mesuji menyerahkan diri ke polisi, pasca penggerebekan judi sabung ayam dan koprok pada Rabu (19/05/2021) lalu.

Dok. Polsek Simpang Pematang.
Belasan warga menyerahkan diri di Mapolsek Simpang Pematang, Polres Mesuji pasca penggerebekan judi sabung ayam dan koprok pada Rabu (19/05/2021) lalu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Belasan warga di Kabupaten Mesuji menyerahkan diri ke polisi, pasca penggerebekan judi sabung ayam dan koprok pada Rabu (19/05/2021) silam.

Sebanyak 11 warga RK3 Desa Simpang Pematang ini menyerahkan diri ke Mapolsek setempat. 

Hal tersebut dikatakan oleh Kapolsek Simpang Pematang AKP Agung Ferdika mewakili Kapolres Mesuji AKBP Alim, saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurut Agung Ferdika, belasan warga yang menyerahkan diri tersebut diduga terlibat dalam perjudian sabung ayam maupun judi koprok.

"Untuk para saksi yang menyerahkan diri dengan kooperatif sampai saat ini ada 11 orang. Lainnya masih kita tunggu. Untuk saat ini mereka kita jadikan statusnya sebagai saksi, sebab kita masih mencari keterangan saja," ujar Agung Ferdika, Selasa (25/5/2021)

Baca juga: Gerebek Judi Sabung Ayam dan Koprok di Mesuji, Polisi Sita 37 Motor dan 10 Ayam Bangkok

Menurut Agung Ferdika, untuk menetapkan status seseorang sebagai tersangka harus melakukan mekanisme gelar perkara.

Seperti perannya apa dalam peristiwa judi sabung ayam dan koprok yang dilakukan pada Minggu silam.

Ia menambahkan, para saksi akan periksa secara maraton dan dilakukan konfrontasi dari pengakuan saksi yang hadir di Mapolsek Simpang Pematang.

"Hasil akan didapat dari konfrontasi dari saksi maupun tersangka. Kalau misal ternyata dari keterangan yang ada, saksi yang kita panggil ini hanya nonton atau baru datang saja di lokasi judi mereka tidak dapat dikenakan sanksi pidana," kata Agung Ferdika.

Jika para saksi yang menyerahkan diri turut terlibat dan memenuhi unsur pidana, maka pihak kepolisian sebagai penyidik bisa saja mengenakan Pasal 303 KUHP atau Pasal 303 BIS KUHP.

Baca juga: Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Way Kanan, Pelaku Lari Kocar-kacir

"Kemudian Juncto Undang-undang Nomor : 7 tahun 1974 Tentang Perjudian. Tinggal pembuktiannya nanti jadi tersangka melakukan apa," ujarnya.

Lebih lanjut Agung Ferdika mengatakan, 11 warga yang menyerahkan diri ke Mapolsek Simpang Pematang  berkat komunikasi yang baik dari Polsek dan aparatur Desa Simpang Pematang.

Serta kepada para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk memberikan imbauan kepada warganya agar dapat menyerahkan diri.

"Jadi memang waktu penggerebekan judi minggu lalu banyak yang melarikan diri. Namun untuk nama-nama yang terlibat sudah kita kantongi," kata Agung Ferdika.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan main-main dalam memberantasan perjudian. Apalagi perjudian, narkoba, premanisme dan C3 menjadi prioritas Kapolda Lampung.(Tribunlampung.co.id/M. Rangga Yusuf)

Penulis: M Rangga Yusuf
Editor: Dedi Sutomo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved