Kasus KDRT di Pringsewu

Suami di Pringsewu Kabur Seusai Aniaya Istri Hamil 9 Bulan, Anaknya Lahir Tak Tahu

"Setelah melakukan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) pelaku pergi ke Kabupaten Pesisir Barat,"

Dokumentasi
Pelaku R di Mapolsek Pringsewu Kota. Suami di Pringsewu Kabur Seusai Aniaya Istri Hamil 9 Bulan, Anaknya Lahir Tak Tahu 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Sungguh kejam suami di Kabupaten Pringsewu ini, seusai menganiaya istrinya yang hamil sembilan bulan, setelahnya kabur selama setahun.

Parahnya lagi, suami ini tidak mengetahui anak yang dilahirkan dari kandungan istrinya tersebut.

Kepala Polsek Pringsewu Kota Kompol Atang Samsuri mengatakan, seorang suami berinisial R alias Rohim (30).

Sementara istrinya, Eti Kusti Lestari (27), keduanya tinggal di Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu.

"Setelah melakukan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) pelaku pergi ke Kabupaten Pesisir Barat," tukas Atang mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Rabu, 2 Juni 2021.

Selama berada di Pesisir Barat, pelaku R mengaku bekerja.

Baca juga: Setelah Puas Aniaya Istri Hamil 9 Bulan, Suami di Pringsewu Kurung Korban di Dalam Rumah Lalu Pergi

Baru kemudian kembali ke Pringsewu Mei 2021 kemarin.

Sementara KDRT terjadi pada Maret 2020.

Polisi lantas menjemput R pada Senin, 31 Mei 2021 pukul 20.00 WIB kemarin di kediaman orang tuanya Kelurahan Pringsewu Selatan.

Kini R harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mendekam di sel tahanan Mapolsek Pringsewu Kota.

Baca juga: BREAKING NEWS Suami di Pringsewu Aniaya Istri yang Hamil 9 Bulan hingga Babak Belur

( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved