Breaking News:

Dugaan Korupsi SMPN 10 Metro

Jadi Tersangka Dugaan Korupsi SMPN 10 Metro, Supardi dan Abdul Basit Ditahan untuk Penyidikan

Kejari Metro menyatakan, penahanan Supardi dan Abdul Basit untuk kepentingan penyidikan dalam perkara dugaan korupsi rehabilitasi SMPN 10.

Tribunlampung / Indra Simanjuntak
Kejaksaan Negeri Metro menahan mantan Kepala SMPN 10 Metro Supardi dan bendaharanya, Abdul Basit, Kamis (3/6/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Kejari Metro menyatakan, penahanan Supardi dan Abdul Basit untuk kepentingan penyidikan dalam perkara dugaan korupsi rehabilitasi SMPN 10.

"Untuk kepentingan penyidikan, penahanan kedua tersangka dilakukan selama 20 hari ke depan. Jadi sampai dengan tanggal 22 Juni 2021," ujar Kasi Intel Kejari Metro Rio Halim, Kamis (3/6/2021).

Kuasa hukum Abdul Basit, Darmanto, mengatakan, kliennya mendapat uang senilai Rp 7 juta dari proyek rehabilitasi gedung SMPN 10 Metro.

"Itu semua sudah dibelanjakan. Kalaupun ada, hanya sedikit. Dari pengakuan klien kami, tinggal sekitar Rp 7 juta. Itu pun siap dikembalikan. Karena sulit membuktikan kuitansinya saja. Kalau yang lainnya, saya tidak paham. Langsung saja kepada kepala sekolah," kata Darmanto.

Kuasa hukum Abdul Basit akan berupaya meminta penangguhan penahanan.

Kejaksaan Negeri Metro menahan mantan Kepala SMPN 10 Metro Supardi dan bendaharanya, Abdul Basit, Kamis (3/6/2021).
Kejaksaan Negeri Metro menahan mantan Kepala SMPN 10 Metro Supardi dan bendaharanya, Abdul Basit, Kamis (3/6/2021). (Tribunlampung / Indra Simanjuntak)

Baca juga: BREAKING NEWS Kejari Tahan Mantan Kepala SMPN 10 Metro Supardi dan Bendahara

Bendahara SMPN 10 Metro Abdul Basit dan eks kepsek Supardi menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi SMPN 10 Metro.

Darmanto, kuasa hukum Abdul Basit, mengatakan, kliennya hanya mengikuti perintah Supardi.

"Jadi peran beliau dalam dugaan korupsi ini hanya mengikuti perintah Supardi yang menjabat sebagai kepala sekolah, perintah atasannya. Dia sebagai bendahara, pembelanjaan itu kuitansinya ada semua," ujar Darmanto, Kamis (3/6/2021).

Karena itu, pihaknya akan berupaya melakukan penangguhan penahanan terhadap kliennya, dimana saat ini sedang dalam proses pengajuan pensiun.

Baca juga: Jadi Tersangka Dugaan Korupsi SMPN 10 Metro, Abdul Basit Minta Penangguhan Penahanan

"Beliau sedang proses mengajukan pensiun. Dia masih di sekolah itu. Kalau Supardi sudah pensiun. Kami akan berupaya untuk penangguhan. Mudah-mudahan tinggal nanti pembuktian saja di pengadilan," tandasnya.

Halaman
123
Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved