Breaking News:

Bandar Lampung

PDI Perjuangan Lampung Optimis Elektabilitas Petahana Tetap Stabil Meski Pilkada 2024

Mingrum Gumay mengatakan PDI Perjuangan Lampung tak khawatir dengan kekosongan selama dua tahun, ia yakin kadernya tetap akan menang pada Pilkada 2022

Tribunlampung.co.id/Kiki
Ilustrasi, DPD PDI Perjuangan Lampung yakin elektabilitas para kadernya tetap terjaga meski terjadi kekosongan masa jabatan selama dua tahun. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - DPD PDI Perjuangan Lampung tetap optimis elektabilitas kader-kader petahana yang menjabat kepala daerah dengan Akhir Masa Jabatan (AMJ) 2022 tetap stabil meski Pilkada baru digelar tahun 2024.

Diketahui di Lampung ada lima kabupaten yang memiliki AMJ Bupati pada tahun 2022.

Sehingga, jabatan tersebut akan diisi oleh Pejabat sementara (Pjs) yang ditunjuk oleh Gubernur Lampung.

Lima daerah tersebut, yakni Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Pringsewu, Mesuji, dan Lampung Barat.

Tiga di antaranya merupakan kepala daerah dari kader PDIP.

Baca juga: DPD PDI Perjuangan Lampung Gelar Rakerda Besok, Bahas Pemilu dan Pilpres 2024

Yakni, Bupati Tulangbawang Winarti, Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad dan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung Mingrum Gumay mengatakan, partainya tak khawatir dengan kekosongan selama dua tahun tersebut dan yakin kadernya tetap akan menang pada Pilkada tahun 2024.

"Persoalan persiapan, adanya Rakercab (rapat kerja cabang) dan Rakerda (rapat kerja daerah) merupakan salah satu persiapan Pemilu dan Pilkada 2024," kata Mingrum Gumay,  Kamis (10/6/2021).

Menurutnya, kekosongan selama dua tahun tersebut tak akan berpengaruh banyak pada elektabilitas petahana yang diyakininya tetap terjaga.

Optimisme itu bukan tanpa alasan. Sebab pihaknya akan terus melakukan gerilya dari DPD, DPC hingga tingkat paling bawah.

Baca juga: DPC PDI Perjuangan Pesawaran Gelar Sunatan Massal di Hari Lahir Pancasila

Selain itu, kata Mingrum Gumay, PDI Perjuangan memiliki kader partai di tingkat eksekutif, legislatif dan struktural untuk membantu sosialisasi.

"Strukturnya PDI Perjuangan ini sampai tingkat dusun karena PDIP ini basisnya kerakyatan atau wong cilik. Seperti petani, nelayan, bisa jadi ada kader-kader partai. Kami lebih mempersiapkan diri sedini mungkin," tandas Mingrum Gumay. ( Tribunlampung.co.id / Kiki Adipratama )

Penulis: kiki adipratama
Editor: Hanif Mustafa
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved