Breaking News:

Metro

Wahdi Nilai Lomba Kelurahan Bermanfaat dalam Pembangunan

Walikota Metro Wahdi menilai lomba kelurahan memberi manfaat, selain itu terjalin rasa kebersamaan antara aparatur, kader serta warga masyarakat.

dok pemda 
 tim monitoring Provinsi Lampung, dok pemda  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Wali Kota Metro Wahdi menilai lomba kelurahan memberi manfaat dan konstribusi yang signifikan terutama partisipasi lembaga kemasyarakatan dan pengetahuan.

"Pengurus seperti LPM, RT/RW, Karang Taruna, PKK sampai pada tingkat Dasawisma, Posyandu dan Poskeskel, semua terlibat hingga terciptanya keamanan dan ketertiban di masyarakat," ujarnya saat menyambut tim monitoring Lomba Kelurahan tingkat Provinsi Lampung 2021 di Aula Rejomulyo, Jumat (11/6/2021).

Karenanya, ia berharap akan terjalin rasa kebersamaan antara aparatur, kader serta seluruh warga masyarakat untuk berbuat yang terbaik dalam mempercepat pembangunan di wilayahnya.

"Kota Metro saat ini terus berbenah untuk menata berbagai hal terkait pembangunan. Seperti pembenahan administrasi, kinerja aparatur pemerintah, penataan perkotaan, pelayanan masyarakat, anggaran daerah dan lainnya," imbuhnya. 

Selain itu, Metro rutin melaksanakan kegiatan lomba pembinaan dan pengawasan pemerintahan kelurahan, untuk menguatkan kerukunan masyarakat melalui partisipasi kerjasama serta kemandirian masyarakat dalam pembangunan kelurahan.

Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Kantongi Rp 400 Juta dari Tiga Restoran yang Disegel

"Berdasarkan hasil penilaian lomba kelurahan tingkat kota, kami menilai bahwa Kelurahan Rejomulyo memang sangat pantas untuk mewakili Kota Metro dan masuk kategori cepat berkembang dengan klasifikasi swakarya madya," paparnya.

Mewakili Gubernur, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung Zaidirina menyampaikan, perlombaan desa dan kelurahan 2021 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana tahun ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Karenanya, penerapan protokol kesehatan pada pelaksanaan lomba desa dan kelurahan adalah hal yang harus dilakukan. Pandemi menjadi tantangan tersendiri untuk tetap melakukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lngkungannya dengan melakukan inovasi sesuai dengan potensi masing-masing.

"Sebagai salah satu media evaluasi terhadap efektivitas penyelenggaraan pemerintahan kelurahan, maka diterbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 81 tahun 2015 tentang evaluasi desa dan kelurahan. Salah satu tahapan dalam rangka evaluasi yakni perlombaan kelurahan," tuntasnya. ( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjutak )

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Hanif Mustafa
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved