Breaking News:

Tanggamus

Ngamuk Ancam Bunuh Tetangga, Polsek Pugung Tanggamus Tangkap Preman Kampung

Polsek Pugung, Polres Tanggamus menangkap pria berinisial AS (26) warga Pekon Suka Agung

Penulis: Tri Yulianto | Editor: soni
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Polsek Pugung menangkap preman kampung yang ancam tetangganya karena tidak diberi uang untuk beli minuman keras   

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Polsek Pugung, Polres Tanggamus menangkap pria berinisial AS (26) warga Pekon Suka Agung Kecamatan Bulok karena yang mengancam membunuh tetangganya. 

Menurut Kapolsek Pugung Inspektur Dua Okta Devi, tersangka ditangkap berdasarkan korbannya Rudi Hadi Suwarno (38) yang diancam dibunuh oleh korban menggunakan senjata tajam jenis pedang pada 22 Mei 2021.

"Berdasarkan laporan tersebut dan keterangan saksi-saksi, tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumah mertuanya di Pekon Gunung Terang, Kecamatan Bulok," kata Okta mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Ia menjelaskan, kronologis kejadian terhadap korban dilakukan tersangka terjadi pada Sabtu 22 Mei 2021 sekira pukul 15.30 Wib di Pekon Suka Agung Kec. Bulok.

Baca juga: Eks Ketua Koperasi Diduga Kerahkan Preman Panen Sawit di Rawapitu, Polisi Diminta Bertindak

Kejadian bermula saat korban dan saksi sedang ngobrol di warung bakso milik orang tua korban. Tepatnya depan rumah korban, tersangka tiba-tiba datang lalu memukul topi saksi dan langsung meminta uang kepada korban.

Lantaran tersangka dalam keadaan mabuk maka didiamkan oleh korban. Namun karena korban diam, tersangka  merasa tersinggung lalu marah dengan korban. Sehingga korban bangun dari duduknya dan hampir terjadi perkelahian, lalu korban masuk rumah dan tersangka pergi.

Tidak berselang lama, tersangka kembali datang ke rumah korban dengan membawa senjata tajam jenis pedang sambil berteriak-teriak memanggil korban. Korban keluar, dan saat itu tersangka langsung mengayuhkan pedangnya, tetapi korban berhasil mengelak dan pedang hanya mengenai tiang warung bakso milik orang tua korban.

"Atas peristiwa tersebut, korban kemudian berlari meminta perlindungan warga. Selanjutnya melapor ke Polsek Pugung karena merasa nyawanya terancam," jelas Okta.

Selanjutnya dari penangkapan terhadap tersangka, polisi juga sedang melakukan pencarian pedang yang digunakan untuk mengancam korban.

"Untuk barang bukti masih dalam pencarian, sebab menurut tersangka pedang tersebut sudah dibuang di perkebunan," ujar Okta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved