Berita Terkini Nasional
Pengusaha Bayar Anggota TNI Tembak Mati Wartawan Marsal
Pengusaha perintahkan oknum anggota TNI AS tembak mati wartawan Mara Salem Harahap atau Marsal.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pengusaha perintahkan oknum anggota TNI tembak mati wartawan Marsal.
Demikian fakta yang diungkap dalam kasus pembunuh wartawan Mara Salem Harahap alias Marsal .
TKP di Huta VII, Nagori Karanganyar, Kabupaten Simalungun.
Adapun anggota TNI aktif berinisial AS.
Sebelumnya, otak pembunuhan wartawan di Medan Sujito, pemilik kafe dan resto, ungkap motif membunuh korban Mara Salem Harahap alias Marsal.
Pelaku Sujito dihadirkan di Polres Siantar.
Hadir dalam rilis itu Kapolda Sumatera Utara Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak.
Baca juga: Inilah Sujito, Pengusaha dan Calon Wali Kota yang Bunuh Wartawan di Pematangsiantar
Sujito mengaku perintahkan anggota TNI tembak wartawan untuk shock therapy saja.
Sebab, Sujito kesal kepada Marsal yang terus-terusan meminta uang.
"Saya sebenarnya mau beri shock therapy. Cuma saya mengatakan, ini (korban) mau buat rusuh. Kalau enggak dibedil (ditembak), enggak bisa. Baru ada ketakutan dibuatnya," kata Sujito, Kamis (24/6/2021).
Senada dengan Sujito, Yudi, anggotanya yang menjabat Humas di diskotek Ferari Kafe Bar and Resto menyampaikan sudah berupaya menjalin komunikasi dengan Marsal.
Namun tidak ada kata sepakat. Malah Yudi merasa resah, lantaran terus diancam akan diberitakan.
Atas keresahan itu, Yudi pun turut menyusun rencana penembakan Marsal.
Libatkan Anggota TNI
Pembunuhan Marsal ternyata turut melibatkan anggota TNI aktif berinisial AS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/polres-simalungun-dan-dit-reskrimum-polda-sumut-melakukan-olah-tkp.jpg)