Pesisir Barat

Nanung Pernah Buatkan Gabriel Medina Fin Papan Surfin Motif Batik Lampung

Endang Sutarwan, pemilik bengkel reparasi papan surfing di pantai tanjung setia, pesisir barat. Berawal dari hobby berselancar, mejadi ladang usaha.

Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Nanda Yustizar Ramdani
Endang Sutarwan pemilik bengke reparasi papan selancar Ding Repair di Pantai Tanjung Setia, Pesisir Barat. 

Ide untuk menyematkan motif batik Lampung pada papan surfing karya-nya muncul. Nanung pun kemudian membuat papan surfing dengan motif batik Lampung.

Ia mengaku bangka bisa membuat papan selancar dengan motif batik Lampung. Karena, dengan itu dirinya bisa mengenalkan budaya Lampung ke para turis manca negara yang datang ke Pantai Tanjung Setia.

“Dengan cara itu, saya ingin mengenalkan budaya Lampung ke turis manca negara. Terutama untuk batik Lampung,” ujar Nanung.

Bahkan karyanya itu pernah dimuat di majalan populer Eropa, yakni Magic Web.

Tidak hanya itu, juara dunia surfing Gabriel Medina pun pernah mengunjungi Din Repair miliknya, dan meminta dibuatkan fin.

"Ya, saya buatkan Fin motif batik Lampung. Dia sering memakai fin itu kalau surfing ke mana-mana," kata Nanung dengan bangga.

Pandemi Covid-19 saat ini turut mempengaruhi usaha bengke reparasi papan selancar miliknya.

Biasanya ia bisa memperbaikia 40 buah papan selancar perhari. Ia juga bisa mengirimkan 200 set fin ke luar negeri, dengan omset yang mampu didapatkannya mencapai Rp 40 juga perbulan.

“Saat ini cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja sudah syukur. Karena kunjungan turis sepi,” ujar Nanung.

Dirinya pun berharap kondisi pandemi Covid-19 saat ini cepat berlalu dari Indonesia. Sehingga kegiatan parawisata kembali bisa bergairah, termasuk kegiatan surfing di pantai Tanjung Setia di Pesisir Barat.(Tribunlampung.co.id/Nanda Yustizar Ramdani)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved