Terduga Pemukul Perawat Puskesmas Kedaton Bandar Lampung, 'Saya Ditendang Duluan'
Awang Helmi Christianto (45), terduga pemukulan perawat Puskesmas Kedaton buka suara.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: taryono
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Terduga pemukul perawat Puskesmas Kedaton buka suara.
Pria bernama Awang Helmi Christianto (45) mengaku ditendang duluan oleh sang perawat, Rendy Kurniawan (26).
Atas kasus ini, warga Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, itu pun balik melaporkan sang perawat.
Awang mengatakan kasus tersebut merupakan perkelahian antara dirinya dengan perawat Puskesmas Kedaton.
Akibat perkelahian itu, Awang mengalami luka lebam di wajah.
Baca juga: Pengeroyokan Perawat di Puskesmas Kedaton, Tiga Pria Minta Tabung Oksigen ke Korban
Ia pun melaporkan perawat bernama Rendy Kurniawan (26) itu ke Polresta Bandar Lampung.
Laporan tersebut bernomor STTPLP/B-1/1547/VII/2021/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/ POLDA LAMPUNG.
Awang mengatakan, insiden itu berawal saat ia ditelepon ibunya, Minggu (4/7/2021) dini hari.
Dikabarkan bahwa ayahnya sedang kritis dan membutuhkan oksigen.
"Saya ini ditelepon orangtua untuk segera mencarikan oksigen. Karena pernapasan ayah saya tidak stabil," kata Awang ditemui di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (5/7/2021).
Baca juga: Perawat Puskesmas Kedaton Bandar Lampung Dianiaya, Pelaku Ngotot Mau Bawa Tabung Oksigen
Mendapat kabar itu, Awang mendatangi Apotek Enggal.
Tapi apotek tersebut sudah tutup.
Awang pun berinisiatif mencari oksigen di mobil ambulans yang biasa parkir di Bundaran Gajah.
"Petugas ambulans nyuruh saya ke Puskesmas Kedaton. Katanya di sana ada tabung oksigen," kata Awang.
Setiba di Puskesmas Kedaton sekitar pukul 03.00 WIB, ternyata UGD juga sudah tutup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/motif-insiden-di-puskesmas-kedaton-terungkap.jpg)