Breaking News:

Serangan Hama Tikus di Pringsewu

Petani di Pringsewu Lampung Kewalahan Menghadapi Serangan Hama Tikus

Serangan hama tikus di mengancam tanaman padi petani di Kabupaten Pringsewu.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / R Didik Budawan C
Petani di Pringsewu kewalahan menghadapi serangan hama tikus. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU – Serangan hama tikus di mengancam tanaman padi petani di Kabupaten Pringsewu.

Masifnya serangan hama hewan pengerat ini, para petani pun khawatir mereka akan gagal panen.

Pasalnya dalam satu malam, tanaman padi banyak yang ambruk dierat tikus. 

Tukiyat (53) warga Pekon Bulukrejo Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu mengungkapkan, meski petani telah melakukan gropyokan, pengumpanan dan pengemposan.

Akan tetapi, serangan itu pun masih terjadi. Akibat serangan yang terus terjadi, para petani pun dibuat prustasi.

"Tanaman padi yang tersisa diarit, kemudian dijadikan makanan sapi," kata Tukiyat ketika ditemui di sawahnya, Rabu, 7 Juli 2021.

Baca juga: Polres Lamteng dan Satgas Covid-19 Semprot Disinfektan Ruas Jalinteng Sumatra Lampung

Menurut Tukiyat, areal sawah yang ada di sekitar Pekon Bulukrejo memiliki luasan sekitar 25 hektar.

"Rata-rata terserang semua," lanjutnya.

Mayoritas tanaman padi yang ada di tempat itu berusia sekitar 40 hari. Sedangkan usia padi hingga panen antara 90-100 hari.

Karena itu, dia berharap pemerintah bisa memperhatikan masyarakat tani yang ada di Pekon Bulukrejo.

"Mengingat cuma ini usaha masyarakat, berharap ada solusi, supaya bisa ditanggulangi," ujar Tukiyat.( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan Cahyono )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved