Breaking News:

Curanmor di Lampung Tengah

Setelah Curi Motor di Lampung Tengah, Sulis Kabur ke OKU Timur Sumsel

Sebelum menangkap Sulis, Polsek Terbanggi Besar terlebih dahulu menangkap satu rekannya di Kecamatan Seputih Agung.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok Polsek Terbanggi Besar
Pelaku pencurian motor diamankan di Mapolsek Terbanggi Besar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Sulis (29), warga Kampung Sulusuban, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah, diringkus saat berada di Kampung Sasa Srimulyo, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Sulis adalah buron kasus pencurian motor.

Sebelum menangkap Sulis, Polsek Terbanggi Besar terlebih dahulu menangkap satu rekannya di Kecamatan Seputih Agung.

Rekan Sulis yang lebih dahulu ditangkap yakni Hariyanto.

Baca juga: BREAKING NEWS Buron 4 Tahun, Pelaku Curanmor di Lampung Tengah Diringkus di Sumsel

Ia diamankan karena terbukti melakukan pencurian motor milik korban EH, warga Kampung Endang Rejo.

"Dari keterangan pelaku Hariyanto inilah diketahui jika aksi pencurian motor itu dilakukan juga oleh pelaku Sulis," terang Kapolsek Terbanggi Besar Kompol Sutana Yusuf, Kamis (8/7/2021).

Dari keterangan Hariyanto, aksi curanmor dilakukan pada dini hari.

"Setelah melakukan pencurian tersebut, Sulis bersembunyi di OKU, dan bekerja di sana," jelasnya.

Sulis ditangkap setelah buron selama empat tahun.

Baca juga: Curanmor Marak Terjadi di Kaliawi Tanjungkarang Pusat, Satu Motor Yamaha RX King Hilang Dicuri

"Kami mendapat informasi jika pelaku bersembunyi di OKU, Sumatera Selatan. Senin 5 Juli lalu sekira pukul 02.30 WIB, kami lakukan penggerebekan dan tangkap pelaku di rumahnya," kata Kapolsek Terbanggi Besar Kompol Sutana Yusuf, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Wawan Setiawan, Kamis (8/7/2021).

Sutana menerangkan, Sulis menjadi DPO Polsek Terbanggi Besar karena ikut mencuri sepeda motor di Kampung Endang Rejo, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah, pada 2017 silam.

"Pelaku Sulis melakukan pencurian sepada motor Yamaha Vega ZR tahun 2012 warna merah marun dengan nomor polisi BE 3663 HH," terang Sutana.

Saat ini, pelaku diamankan di Mapolsek Terbanggi Besar.

Ia akan dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara.

( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved