Pringsewu

Burung Hantu Jadi Predator Tikur, Dinas Pertanian Pringsewu Lampung Minta Jangan Dibunuh

Pemerintah Kabupaten Pringsewu mempertimbangkan untuk mengembangkan predator alami pemangsa tikus. Salah satunya adalah burung hantu.

Bird Note/Gregg Thompson
Ilustrasi. Burung hantu dikenal sebagai predator alami pemangsa tikus. 

Selain itu daya jelajahnya hingga 2 km.

Burung hantu, kata Dwiyanto, mempunyai insting yang dapat mendeteksi gerakan tikus.

Program burung hantu ini sudah ada dan berhasil di Kecamatan Sukoharjo.

Oleh karena itu, Dinas Pertanian akan mempelajari keberhasilan pemberantasan tikus dengan burung hantu ini.

Namun, kata Dwiyanto, burung hantu masih dianggap hama bagi burung walet.

Pengusaha walet memburu burung hantu supaya tidak mengganggu ternaknya.

Oleh karena itu, dia memohon supaya burung hantu tidak dibasmi.

( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik B )

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved