Penemuan Mayat di Tanggamus

Duka Istri Hamil 8 Bulan, Suami Tewas Terikat dan Terbungkus Plastik Diduga Dibunuh

Duka istri hamil 8 bulan, suami tewas dalam kondisi terbungkus plastik dan badannya terikat. Mayat korban ditemukan di dalam lubang penampungan air

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Heribertus Sulis
Tribunlampung / Tri
Polsek Pugung menyelidiki penemuan mayat diduga korban pembunuhan di Dusun Pagar Jarak, Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Senin (12/7/2021). 

Namun, belum diketahui identitas jasad pria yang terbungkus plastik itu.

Pasalnya, tidak ditemukan identitas pada mayat tersebut.

Pria tersebut memiliki ciri bertubuh sedang, berkulit putih, jenggot sedikit, kumis tipis dan berjambang, dan rambut pendek.

"Dilihat dari luka-luka korban, diduga merupakan korban pembunuhan," kata Okta.

Terbungkus Plastik

Warga Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Lampung digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria, Senin (12/7/2021) pagi.

Yang mengejutkan, jasad tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik di tempat penampungan air di ladang Dusun Pagar Jarak, Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung.

Plastik tersebut biasa digunakan sebagai wadah ikan.

Menurut Kapolsek Pugung Inspektur Dua Okta Devi, pihaknya mendapatkan informasi masyarakat adanya penemuan mayat sekitar pukul 08.00 WIB.

"Setelah diperiksa, diketahui mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berumur 30 tahun," kata Okta, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Mayat pertama kali ditemukan warga bernama Sutejo (65), seorang penggarap kebun karet milik Bidin.

Saat itu dia akan menyiram tanaman cabai di sekitaran kebun.

Ketika akan mengambil air di penampungan, ia melihat sebuah bungkusan plastik yang mengapung.

Karena curiga, ia memanggil Eeng (40), Kadus Dusun Jarak Pekon Tiuh Memon, untuk memeriksa.

Baca juga: Warga Wonogiri Panik Lihat Air Kamar Mandi Merah, Ternyata Ada Mayat

"Berdasarkan kecurigaan bahwa plastik ikan tersebut berisi mayat manusia, maka saksi Eeng menghubungi Polsek Pugung," jelas Okta.

( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved