Berita Luar Negeri
Banjir Bandang di Jerman, 58 Orang Tewas
Banjir di Jerman akibat hujan deras telah menyebabkan 58 orang tewas dan puluhan orang lainnya dilaporkan hilang.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bencana banjir di Jerman yang belum lama terjadi itu menyebabkan 58 orang tewas.
Melansir dari AFP, Kamis (15/7/2021), para korban bencana diketahui berada di atap rumah untuk menunggu kedatangan helikopter untuk menyelamatkan mereka dari becana alam tersebut.
Satu di antaranya adalah Annemarie Meller (65) yang memandangi sapuan banjir yang melanda lingkungan rumahnya itu.
Ia bahkan menyebutkan bahwa negara beribukota Berlin itu tidak siap dalam menghadapi musibah banjir.
"Dari mana datanganya semua hujan ini? Ini gila," katanya.
Baca juga: Reporter Belanda Peter R de Vries Tewas Ditembak
Lansia itu juga mengatakan saat banjir itu menyapu kediamannya, dirinya sempat mendengar suara aliran air yang begitu deras bahkan disebut bisa menghancurkan pintu.
"Banjir itu suaranya deras dan cepat sekali, kami pikir (banjir) itu bisa menghancurkan pintu-pintu rumah," lanjutnya.
Kanselir Jerman, Angela Merkel dan Presiden AS, Joe Biden sempat membahas bencana tersebut saat keduanya bertemu di dalam konferensi pers bersama di Gedung Putih.
"Saya menyampaikan empati dan hati saya untuk orang-orang yang kehilangan orang yang dicintainya. Termasuk Belgia, Luxemburg, dan Belanda," Merkel yang dilansir dari DW, Kamis (15/7/2021).
Baca juga: Viral Rumah Mewah Ditandai dengan Tulisan Pelakor, Ternyata Pernah Ada Keributan
Merkel mengatakan banjir di Jerman itu telah menyebabkan penderitaan pada warga penduduk Jerman.
Terlebih diketahui hingga saat ini, korban jiwa atas banjir di Jerman itu telah menyebabkan sedikitnya 58 orang tewas, meningkat dari korban sebelumnya yang berjumlah 45 orang.
Tak hanya itu, puluhan orang lainnya pun dilaporkan hilang.
Dijelaskan pula bahwa sebagian besar kematian itu dilaporkan terjadi di North Rhine-Westphalia dan Rhineland-Palatinate.
"Itu adalah hari yang menyebabkan ketakutan, keputusasaan, dan penderitaan ketika aliran sungai-sungai kecil tersebut berubah menjadi banjir dengan aliran air yang deras dan menghancurkan," kata Markel
"Saya khawatir seluruh tragedi ini masih akan terlihat dalam beberapa hari mendatang," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/banjir-di-jerman-sebabkan-58-orang-tewas.jpg)