Breaking News:

Idul Adha 1442 Hijriah

Hukum Berkurban untuk Orang yang Sudah Meninggal di Hari Raya Idul Adha 2021

Berikut penjelasan tentang hukum berkurban tetapi untuk atas nama orang yang sudah meninggal. simak penjelasannya.

Editor: Hanif Mustafa
Fachrul Reza / NurPhoto / NurPhoto via AFP
Ilustrasi, hukum berkurban dengan mengatasnamakan orang yang sudah meninggal. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Berkurban pada Idul Adha di Bulan Dzulhijjah merupakan ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah.

Hukumnya berkurban ini merupakan sunnah muakad, atau sunnah yang sangat ditekankan.

Umat muslim sangat dianjurkan untuk menunaikan ibadah ini setiap tahunnya.

Dalam banyak kasus di masyarakat, seringkali orang yang masih hidup melaksanakan kurban untuk orang meninggal yang sudah meninggal.

Bagaimana hukumnya hal tersebut? 

Berikut hukum berkurban untuk orang meninggal.

Ulama muda Solo, yang juga dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Joko Robi Prasetyo menerangkan, hukum berkurban untuk orang yang meninggal bisa dibagi dua.

Baca juga: Puasa Sunah Sebelum Hari Raya Idul Adha di Bulan Dzulhijjah 1442 H

Pertama hukumnya diperbolehkan, dan kedua adalah wajib dilaksanakan jika orang yang meninggal tersebut pernah berkeinginan atau berwasiat untuk melaksanakan kurban atas namanya.

"Kita boleh berniat kurban untuk saudara kita yang sudah meninggal," kata Robi saat dihubungi Tribun Network, Selasa (7/7/2020).

"Jika sebelum meninggal ia berkeinginan untuk berkurban maka hukumnya menjadi wajib," terangnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved