Lifestyle

Syakira Artha Wangsa Anggap Kucing Peliharaan sebagai Teman Curhat

Menurutnya kucing bisa selalu mendengarkan segala curhatannya tanpa men-judge, dan hal itu yang membuat dirinya merasa tenang.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
TEMAN CURHAT - Syakira Artha Wangsa foto bersama kucing di House of Meta, Kamis (23/10/2025). Syakira anggap kucing peliharaan sebagai teman curhat.  

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Cat lovers adalah sebutan bagi orang-orang yang sangat menyukai kucing, baik sebagai hewan peliharaan maupun sebagai makhluk hidup yang menggemaskan dan menyenangkan untuk diamati serta diajak berinteraksi.

Cat lovers biasanya menganggap kucing sebagai bagian dari keluarga, peka terhadap kesehatan dan kebutuhan kucing, seperti makanan, kebersihan, dan vaksinasi serta aktif dalam komunitas pecinta kucing, baik online maupun offline.

Syakira Artha Wangsa (19) menceritakan awal mula menyukai kucing yakni sejak dirinya masih kecil.

“Awalnya itu waktu aku masih kecil, aku pernah nemu anak kucing di sekitar rumah,” ucapnya, Kamis (23/10/2025).

“Dari situ aku langsung tertarik, soalnya mereka imut banget dan bulunya lembut,” tambahnya.

Sejak saat itu dirinya jadi suka dengan kucing, dan merasa bahwa kucing punya daya tarik tersendiri.

“Pada saat itu aku mulai melihara kucing karena aku ngerasa dengan punya kucing, aku kayak punya temen curhat. Meskipun mereka tidak bisa jawab, tapi entah kenapa rasanya lebih nyaman aja dibanding curhat ke orang,” papar dara kelahiran 4 Oktober 2006 ini.

Menurutnya kucing bisa selalu mendengarkan segala curhatannya tanpa men-judge, dan hal itu yang membuat dirinya merasa tenang.

Untuk jenis kucing, Syakira menyukai jenis scottish fold, munchkin dan kucing lokal. “Aku suka banget sama kucing lokal karena menurut aku mereka tuh lucu dan punya karakter yang unik,” jelasnya.

“Selain itu, aku juga lebih suka kucing yang bulunya tidak terlalu panjang, jadi lebih gampang dirawat dan nggak gampang kotor,” tambahnya.

Syakira mengungkapkan momen spesial bersama kucingnya yakni ketika sang kucing tak suka kotor.

“Yang paling aku ingat si kucing aku tuh ga suka banget kotor, jadi ketika kucing aku pup dia itu biasanya tidak mau ke litter boxnya kalau masih ada kotoran bekas dia. Jadi setiap dia selesai pup aku harus langsung buang deh,” ungkapnya.

Namun, akhir-akhir ini Syakira berhenti merawat kucing karena rutinitasnya yang padat.

“Untuk sekarang aku sedang tidak pelihara kucing karena sedang sibuk dengan kegiatan perkuliahan dan di luar perkuliahan,” jelasnya.

“Sebab kucing juga makhluk hidup yang banyak kebutuhannya harus kita penuhi dan menurutku responsibilitiesnya juga untuk sekarang aku belum siap untuk pelihara kucing lagi,” terusnya. Kini kucing kesayangannya sudah diadopsi oleh saudaranya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved