Lampung Barat
Pekon Kenali Lampung Barat Sosialisasi Potensi Budaya Desa
Acara sosialisasi itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan dibuka secara resmi oleh Akmal Hakim selaku Camat Belala
Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Dalam rangka melaksanakan tahapan Temu Kenali Potensi Budaya Desa Program Pemajuan Kebudayaan Desa Tahun 2021, maka Pendamping Pemajuan Kebudayaan Desa (Daya Desa) Pekon Kenali Hapzoni menggelar Sosialisasi Program Pemajuan Kebudayaan Desa di Balai Pekon Kenali, Belalau, Lampung Barat, Kamis (22/7/2021).
Dalam sosialisasi tersebut, turut mengundang mengundang jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Barat, Camat Belalau Akmal Hakim, Peratin (Kepala Pekon) dan jajaran perangkat Pemerintah Pekon Kenali, tokoh agama, dan masyarakat Pekon Kenali.
Acara sosialisasi itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan dibuka secara resmi oleh Akmal Hakim selaku Camat Belalau.
Materi Sosialisasi Program Pemajuan Kebudayaan Desa disampaikan oleh Daya Desa Pekon Kenali Hapzoni dan Kepala Bidang Kebudayaan (Kabid) Disdikbud Lampung Barat Riady Andrianto.
Baca juga: Lampung Kekurangan Oksigen untuk Rawat Pasien Covid-19, Butuh 570 Ton dalam Sebulan
Dalam sambutannya, Akmal sangat mendukung program Pemajuan Kebudayaan Desa di Pekon Kenali.
"Saya berharap, di masa-masa mendatang, Pekon Kenali dapat menjadi percontohan dalam hal pelestarian dan pembangunan kebudayaan bagi pekon-pekon lainnya," ujar Akmal, Kamis (22/7/2021).
Sementara, Peratin Kenali Rustam mengaku, sangat antusias dengan program pemajuan kebudayaan desa ini.
"Bersama LHP melalui perubahan Dana Desa, kami akan menganggarkan pembiayaan yang mendukung kebudayaan lebih intensif lagi," ungkap Rustam.
Terpisah, Hapzoni mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan satu di antara rangkaian tahapan Program Pemajuan Kebudayaan Desa.
"Tahapannya, terdiri dari Temu Kenali Potensi Budaya Desa, Pengembangan Potensi Budaya Desa, dan Pemanfaatan Potensi Budaya Desa," papar Hapzoni.
Senada dengan Camat Belalau, Riady Andrianto mengharapkan, dengan sosialisasi tersebut, para peserta akan memiliki pemahaman agar terbangun semangat gotong royong untuk membangun Pekon Kenali dari sisi kebudayaannya.
"Sehingga, akan tercapai tujuan dari program Pemajuan Kebudayan Desa yaitu adanya pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan dana desa," kata Riady.
"Untuk pemajuan kebudayaan melalui penyusunan Dokumen Pemajuan Kebudayan Desa sebagai modal penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes)," tutupnya.
Diketahui, Program Pemajuan Kebudayaan Desa merupakan satu di antara program prioritas Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) yang didukung oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PTT) berupa platform kerja bersama membangun desa mandiri melalui peningkatan ketahanan budaya dan kontribusi budaya desa di tengah peradaban dunia.
Sebagai informasi, dua pekon di Lampung Barat, yakni Pekon Pura Jaya Kecamatan Kebun Tebu dan Pekon Kenali Kecamatan Belalau diikutsertakan dalam program Pemajuan Kebudayaan Desa Tahun 2021 bersama 357 desa lainnya se-Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/suasana-sosialiasi-program-pemajuan-kebudayaan-desa-di-balai-pekon-kenali.jpg)