Berita Luar Negeri

Remaja Tewas Dibunuh Keluarga, Diduga Gara-gara Celana Jeans

Hanya karena memakai celana jeans, seorang remaja tewas dibunuh keluarga. Kejadian itu pun hingga kini masih terus diselidiki oleh kepolisian India.

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Noval Andriansyah
Pixabay/ ValynPi14
Ilustrasi police line. Hanya karena memakai celana jeans, seorang remaja tewas dibunuh keluarga. Kejadian itu pun hingga kini masih terus diselidiki oleh kepolisian India. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Diduga gara-gara memakai celana jeans, seorang remaja tewas dibunuh keluarga di India.

Shakuntala Devi Paswan mengatakan putrinya, Neha Paswan (17) dipukuli hingga tewas menggunakan tongkat oleh kakek dan paman pada pekan lalu.

Kejadian sadis itu diduga terjadi hanya karena celana jeans.

Keluarga besar Paswan tak suka melihat Neha mengenakan celana tersebut.

Sebelum tewas dengan cara tak wajar, Neha sempat adu argumen mengenai pakaiannya yang dianggap tak pantas oleh keluarga besar.

Percekcokan tersebut terjadi di rumah mereka, tepatnya di Desa Savreji Kharg, Kota Deoria, India.

"Dia (Neha) telah menjalankan puasa sepanjang hari. Tetapi di malam hari saat melakukan ibadah, Neha memakai celana jeans."

"Kakek dan neneknya keberatan dengan pakaiannya, tapi Neha bilang kalau jeans itu dibuat untuk dikenakan dan dia bersikeras akan memakai celana jeans," ujar Shakuntala Devi Paswan, dilansir dari BBC (27/7/2021).

Baca juga: Bocah Tewas Dibunuh Orangtua, Terdakwa Divonis 65 Tahun Penjara

Baca juga: Orangtua di Amerika Serikat Bunuh Anaknya, Hakim Menjatuhkan Hukuman 65 Tahun Penjara

Sayangnya, kegigihannya itu menyebabkan Neha menjadi korban kekerasan keluarga.

Lebih lanjut dikatakan Shakuntala, putrinya itu mengalami cedera kepala serius serta pingsan usai dipukuli kerabatnya.

Saat Neha tak sadarkan diri, mertuanya memanggil bajaj dan mengatakan mereka akan segera membawanya ke rumah sakit setempat.

Shakuntala pun tak diperkenankan menemani anak gadisnya.

Baca juga: Pria Asal Lampung Tengah Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Banyumas

"Mereka tidak mengizinkan saya menemani mereka," tambahnya.

Lantas, ia pun mengabarkan kerabatnya yang lain, meminta bantuan untuk mencari keberadaan putrinya di rumah sakit setempat.

Sayang, kerabat Paswan tak berhasil menemukan Neha.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved