Bandar Lampung

Tingkat Hunian Selama PPKM Turun, Hotel Bintang di Bandar Lampung Ramai-ramai Gelar Promo

Tingkat okupansi hotel berbintang di Bandar Lampung saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga Level 4 anjlok

Dokumentasi Hotel Radisson
Ilustrasi - Selama PPKM, Hotel Radisson Lampung memberikan promo untuk warga yang memiliki KTP Bandar Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tingkat okupansi (hunian) hotel berbintang di Bandar Lampung saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga Level 4 cukup anjlok.

Mereka pun menjawab tantangan itu dengan menggelar sejumlah promo.

Assistant Sales & Communication Manager Novotel Lampung Ratu Iin Nopita Respa mengatakan, dampak dari PPKM pihaknya banyak kehilangan konsumen dari luar Bandar Lampung.

"Okupansi hotel otomatis turun tersisa 20-30 persen, terlebih diberlakukan penyekatan-penyekatan juga. Padahal sebelum PPKM bisa 60-70 persen," jelas Ratu kepada Tribunlampung.co.id, Minggu (1/8/2021).

Baca juga: 31 Tapping Box Tersebar di Hotel dan Restoran Kota Metro

Tidak ada yang pihaknya bisa lakukan selain mengikuti program dan kebijakan pemerintah.

Manajemen hotel hanya bisa mengupayakan pemberian promo-promo untuk menggaet market di Bandar Lampung.

"Kami memang harus kreatif. Salah satunya memberikan Paket Promo Kamar Mewah (PPKM) dan itu khusus untuk warga Bandar Lampung," ujarnya.

Hal tersebut diakuinya cukup mendapatkan antusiasme warga Bandar Lampung.

Terlebih masyarakat tidak bisa ke mana-mana dan membutuhkan suasana berbeda.

Baca juga: Lembah Hijau Lampung Akali Pakan Satwa untuk Tekan Anggaran Selama Tutup Karena PPKM

Dia berharap PPKM tidak diperpanjang lagi agar okupansi hotel bisa kembali naik.

Wedding skala terbatas bisa kembali digelar termasuk event-event atau acara rapat pemerintahan.

Terlebih ruangan di Novotel luas, termasuk apabila ingin menggelar outdoor wedding.

Terkait penerapan protokol kesehatan dirinya menjamin bisa dijalankan secara optimal.

"Namun semisal diperpanjang (PPKM-nya), mau tidak mau kami ya harus terima peraturan pemerintah dan cari ide lagi untuk bisa mempertahankan karyawan," imbuh Ratu.

Manajer Emersia Hotel & Resort Heni Widia Sari menjelaskan, di Emersia sendiri tingkat hunian hotel turun hingga tersisa 10 persenan di masa PPKM.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved