Berita Terkini Artis
Paskibraka Meninggal Dunia, Raut Wajah Desta Tampak Berbeda di Hari Terakhir Sekolah
Mendiang Desta Veni Rahayu disebut jadi wanita pertama yang jadi Paskibraka Jambi di SMAN 7 Kerinci.
Penulis: Putri Salamah | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Paskibraka Jambi meninggal dunia. Kepergian Desta Veni Rahayu pada Minggu (8/8/2021) menyisahkan duka mendalam bagi keluarga dan teman-temannya.
Namun dalam duka itu, keluarga Desta Veni Rahayu merasa bangga kepada pengorbanan Desta tersebut.
Bahkan, diketahui bahwa mendiang Desta Veni Rahayu adalah wanita pertama yang menjadi anggota Paskibraka tingkat Provinsi Jambi di sekolahnya.
Hal itu diungkapkan oleh bagian Kesiswaan SMAN 7 Kerinci, Nanang.
Sepanjang sekolah itu berdiri, menurut Nanang, Desta menjadi wanita pertama yang menjadi Paskibraka tingkat provinsi.
“Sudah banyak siswa lelaki SMA 7 Kerinci yang berhasil menjadi peserta Paskibraka provinsi. Tetapi kalau perempuan baru Desta seorang, jadi dia mencatat sejarah,” ujarnya.
Baca juga: Penyebab Paskibraka Jambi Meninggal Dunia Akhirnya Terungkap
Nanang menuturkan terakhir melihat Desta saat ke sekolah pada Rabu (4/8/2021) untuk mengurus surat izin sekolah dan persyaratan administrasi Paskibraka.
Nanang menceritakan di hari itu, Desta telihat bersemangat tidak seperti hari biasa yang pendiam.
“Dia ke sekolah dengan begitu bersemangat dan raut wajah ceria. Berbeda dengan hari biasa, yang pendiam,” kata Nanang melalui sambungan telepon.
“Saya masih terngiang, saat dia datang ke sekolah untuk terakhir kali. Dia meminta doa kepada para guru dan wajahnya sangat ceria,” tambahnya.
Nanang menilai Desta Veni Rahayu adalah anak yang baik, penuh semangat, dan prestasi akademiknya cukup gemilang.
Baca juga: Kisah Duka Anggota Paskibraka Meninggal Dunia, Badan Penuh Lebam hingga Tewas Kecelakaan
Selain akademiknya baik, Desta rupanya banyak mengikuti kegiatan ektrakulikuler diantaranya yakni seni, pencak silat, dan karate.
Diceritakan Nanang, bahwa mendiang Desta pernah lolos sebagai pasukan pengibar bendera pusaka (Pakibraka) pada 2020.
Namun karena pandemic, upacara bendera saat hari kemerdakaan itu ditiadakan, dan barulah di 2021 Desta kembali terpilih mewakili SMAN 7 Kerinci ke tingkat Provinsi.
“Desta memang berambisi lolos Paskibaraka tingkat provinsi, karena mau mencetak sejarah dan membanggakan orang tua serta sekolah,” cerita Nanang.