Breaking News:

Lampung Tengah

Musa Ahmad: Resepsi Warga Lampung Tengah Harus Ikut Aturan Pemkab dan Forkopimda  

Pemkab Lampung Tengah kembali keluarkan surat edaran bersama Forkopimda terkait kegiatan sosial kemasyarakatan di tengah masa pandemi Covid-19.

Penulis: syamsiralam | Editor: soni
Tribun Lampung/Syamsir Alam
Bupati Lamteng Musa Ahmad dan Wabup Ardito Wijaya bersama Kapolres. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Pemkab Lampung Tengah kembali keluarkan surat edaran bersama Forkopimda terkait kegiatan sosial kemasyarakatan di tengah masa pandemi Covid-19.

Surat edaran itu menurut Kepala BPBD Lamteng, Makmuri, guna percepatan penanggulangan pandemi  Covid-19, terutama terkait aturan kegiatan upacara adat/budaya, resepsi pernikahan dan hajatan warga.

"Surat edaran telah disampaikan kemarin (Kamis) oleh Bupati (Musa Ahmad) kepada camat, kepala UPT, OPD, Kapolsek dan Danramil untuk membahas terkait aturan bersama pandemi Covid -19 di Nuwo Balak dan Sesat Agung," kata Makmuri, Jumat (20/8/2021).

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengatakan, pembatasan tersebut nantinya akan melihat situasi ke depan terkait kondisi penyebaran Covid-19 di Lampung Tengah. 

"Untuk saat ini acara kegiatan masyarakat bisa diselenggarakan tentunya dengan aturan yang sudah dibuat bersama oleh Forkopimda Lampung Tengah," tegas Musa Ahmad.

Baca juga: Musa Ahmad Paparkan Penanganan Covid-19 dan Peningkatan Ekonomi Lamteng ke Menteri Airlangga

Bupati Musa Ahmad berharap, kepada seluruh Satgas untuk bisa mengawasi masyarakat yang akan menyelenggarakan kegiatan, sehingga pada saat dibukanya waktu kegiatan masyarakat tak menimbulkan klaster baru di Lampung Tengah.

Kepala BPBD Lampung Tengah Makmuri menjelaskan, mulai 23 Agustus hingga 5 September dilarang melakukan kegiatan dalam jenis apapun.

Mulai 6 September hingga 10 September masyarakat dipersilahkan menggelar kegiatan, namun dengan syarat mematuhi semua ketentuan perizinan dari Satgas Covid-19.

Tanggal 11 hingga 26 September warga dilarang kembali melakukan kegiatan. Kemudian tanggal 27 September hingga 1 Oktober kembali diperbolehkan.

Kemudian pada tanggal 02 hingga 17 Oktober tidak diperbolehkan melakukan kegiatan, dan tanggal 18 hingga 22 Oktober diperbolehkan melakukan kegiatan.

Berlanjut tanggal 23 Oktober  hingga 7 November tidak diperbolehkan melakukan kegiatan, dari tanggal 08 hingga 12 Desember diperbolehkan melakukan kegiatan. Tanggal 13 hingga 30 Desember 2021 kembali tidak diperbolehkan melakukan kegiatan. ( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved