Breaking News:

Lampung Barat

Dialihkan untuk Tangani Covid-19, Jatah RTLH di Lampung Barat Dipangkas Jadi 17 Unit

Jatah bantuan Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH di Lampung Barat dipangkas menjadi 17 unit, dari yang sebelumnya mencapai 60 unit.

Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: Kiki Novilia
Sumber: HO
Dialihkan untuk Tangani Covid-19, Jatah RTLH di Lampung Barat Dipangkas Jadi 17 Unit. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Jatah bantuan Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH di Lampung Barat dipangkas menjadi 17 unit, dari yang sebelumnya mencapai 60 unit.

Pengurangan tersebut lantaran pengalihan anggaran untuk penanganan Covid-19.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Lampung Barat, Raden Muhammad Arsyad.

"Dalam waktu dekat, bantuan itu akan kita realisasikan di tiga kecamatan," imbuh dia, Sabtu (21/8/2021).

Arsyad menyebutkan, ketiga kecamatan tersebut di antaranya adalah Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Batu Brak, dan Belalau.

Baca juga: Kampung Kopi Rigis Jaya Lampung Barat Masuk 100 Besar Desa Wisata ADWI 2021

"Untuk BNS sebanyak 10 unit, Batu Brak sebanyak 5 unit, dan Belalau sebanyak 2 unit," bebernya.

Mengenai pekon atau desanya, Arsyad mengatakan, belum dapat memastikannya.

"Kita belum dapat memastikannya, karena masih dalam tahap verifikasi," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, bentuk bantuan RTLH tersebut berupa material bangunan bukan uang tunai.

"Setiap penerima bantuan akan menerima bantuan senilai Rp 15 juta dalam bentuk material bangunan sesuai kebutuhan masing-masing penerima," jelas Arsyad.

Baca juga: Sedang Nonton TV, Warga Batu Ketulis Lampung Barat Jadi Korban Curanmor

"Bantuan senilai Rp 15 juta itu tidak termasuk upah tukang," sambungnya.

Sebab, lanjut dia, bantuan RTLH itu bersumber dari dana APBD Lampung Barat 2021.

"Berbeda dengan bantuan bedah rumah lainnya yang bersumber dari APBN, misalnya yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," terang Arsyad.

Adapun penentuan penerima bantuan tersebut akan diambil dari data masyarakat miskin yang terdaftar di dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca juga: Festival Skala Bekhak 2021 Lampung Barat Digelar di Masa Pendemi, Beginilah Konsepnya

"Artinya, walaupun tergolong masyarakat miskin, jika tidak masuk dalam DTKS tidak berhak menerima bantuan RTLH," tutupnya. ( Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved