Berita Terkini Nasional

Anak Sebut Ayahnya Sudah Pulang, Warga Kaget Temukan Tulang Belulang Korban di Kebun

Saat ditanya warga, sang anak menyebut ayahnya sudah pulang ke rumah. Tapi ternyata pria bernama Samson (55) ditemukan tewas di kebun tinggal tulang.

TRIBUN LAMPUNG
ILUSTRASI Gubuk TKP penemuan mayat. Seorang pria ditemukan tewas tinggal tulang belulang setelah pergi meninggalkan rumah bersama anaknya selama 23 hari untuk menengok kebun. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang pria ditemukan tewas tinggal tulang belulang setelah pergi meninggalkan rumah bersama anaknya selama 23 hari untuk menengok kebun.

Saat ditanya warga, sang anak menyebut ayahnya sudah pulang ke rumah. Tapi ternyata pria bernama Samson (55) ditemukan tewas di kebun tinggal tulang.

Penemuan mayat Samson bermula ketika keluarga tak bisa menghubungi telepon korban yang pamit pergi ke kebun yang jauh dari rumahnya.

Karena semakin khawatir 23 hari tak pulang-pulang, istri Samson dan beberapa kerabatnya pergi ke kebun untuk mencari Samson. 

Keluarga mendatangi kebun Samson untuk memastikan kondisi Samson dan anaknya, Edi.

Warga sempat curiga saat melihat anak Samson yang bernama Edi tampak duduk sendirian di gubuk dan tidak ditemani ayaknya.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang: Jasad Dibersihkan Dulu Baru Dimasukkan Bagasi

"Jadi nanyalah sama si Edi ini mana bapak mu, dia jawab sudah pulang, padahal sudah 23 hari tidak pulang," kata Marsito, kerabat Samson. 

Betapa terkejut mereka saat menemukan tulang belulang manusia berbalut baju milik Samson di bawah pohon pinang pada Jumat (20/8/2021). 

Temuan mayat

Sesosok mayat tinggal tinggal tulang di Muratara, tepatnya di Dusun 5, Desa Noman, Kecamatan Rupit, Muratara, Sumatera Selatan. 

Baca juga: Terungkap! Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Bersihkan Jasad Korban di Kamar Mandi

Mayat tersebut belakangan diketahui adalah pria bernama Samson atau Son (55) warga Desa Batu Gajah Baru, Kecamatan Rupit. 

"Dia orang Batu Gajah Baru, tapi TKP penemuannya masuk desa kami," kata Kepala Desa Noman, Taufik Haris, dikonfirmasi Senin (23/8/2021) sore. 

Taufik Haris mengungkapkan Samson memiliki kebun di bantaran Sungai Minak, tepatnya di Rompok Lubuk Jirat. 

Mayat Samson ditemukan sekira 30 meter dari belakang pondoknya, persis di bawah pohon pinang. 

Wajahnya memang tak bisa dikenali lagi karena tinggal tulang, namun pakaiannya masih melekat. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved