Berita Terkini Nasional
Tak Mau Damai, Dandim Buleleng Laporkan Warga yang Memukul Kepalanya dari Belakang
Dandim Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto akan melaporkan balik pelaku yang telah memukul kepalanya dari belakang
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Dandim Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto akan melaporkan balik pelaku yang telah memukul kepalanya dari belakang hingga berbuntut insiden anggota TNI pukuli warga.
Video sejumlah anggota TNI pukuli seorang warga di Buleleng, Bali viral di media sosial.
Anggota TNI memukuli seorang warga karena tak terima komandannya dipukul kepalanya dari belakang.
Warga yang memukul kepala Dandim Buleleng kemudian melapor ke polisi karena dianiaya anggota TNI.
Dandim Buleleng kemudian melaporkan balik warga tersebut ke polisi.
Menurut Dandim Buleleng, Muhammad Windra Lisrianto, warga yang menjadi korban pemukulan oleh beberapa anggota TNI di Buleleng, Bali menolak jalur mediasi dari pihak TNI.
Baca juga: Warga Buleleng yang Dipukuli Anggota TNI Tolak Mediasi, Ingin Selesaikan secara Hukum
Belum lama ini, sebuah video yang memperlihatkan beberapa anggota TNI memukul warga di Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali tengah viral di media social.
Kejadian pemukulan itu rupanya berawal dari pihak TNI bersama satgas penanganan Covid-19 melakukan tracing dan testing kepada warga desa tersebut, Senin (23/8/2021).
Saat melakukan tugasnya, ada dua remaja yang menaiki sepeda motor menolak dan meronta-ronta tak mau dilakukan tes swab antigen.
Hingga akhirnya, Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto mencoba melerai dan mengarahkan.
Namun, salah satu warga memukul kepala Windra dari belakang.
Baca juga: Tak Terima Komandan Kodim Dipukul dari Belakang, Anggota TNI Hajar Pelaku
Tak terima kepala Dandim dipukul, anggota TNI yang berada di sana pun langsung bereaksi memukul warga tersebut.
Setelah kejadian itu, Windra mengaku telah membuka jalur mediasi kepada warga yang bersangkutan.
Namun, mereka tetap menyalahkan pihak TNI dan akan melanjutkan kasus itu ke jalur hukum terhadap TNI yang melakukan pemukulan.
Merespon hal itu, Windra menyebut, pihak TNI juga akan mendatangi polisi untuk melakukan laporan.
Baca juga: Pria Mengaku Jenderal Ribut dengan Warga, TNI AU Benarkan Anggotanya Perwira Aktif
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/warga-buleleng-yang-dipukul-tni-tolak-mediasi-ingin-bawa-permasalahan-ke-jalur-hukum.jpg)