Apa Itu

Apa Itu Huruf Kapital, Cara Penggunaan serta Contohnya

Berikut ini, penjelasan mengenai apa itu huruf kapital, cara penggunaan serta contohnya. Huruf kapital sendiri sering disebut dengan huruf besar.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Hanif Mustafa
Tribun kaltim
Ilustrasi. Simak berikut ini penjelasan mengenai apa itu huruf kapital, cara penggunaan serta contohnya. 

Semoga berbahagia, Sultan.

Selamat pagi, Dokter.

Mohon izin, Jenderal.

6. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.

Contohnya:

Wakil Presiden Adam Malik

Perdana Menteri Nehru

Laksamana Muda Udara Husein Sastranegara

Proklamator Republik Indonesia (Soekarno-Hatta)

7. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.

Contohnya:

bangsa Indonesia

suku Dani

bahasa Bali

8. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar atau hari raya.

Contohnya:

tahun Hijriah

tarikh Masehi

bulan Agustus

hari Jumat

hari Lebaran

- Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama peristiwa sejarah.

Contohnya:

Konferensi Asia Afrika

Perang Dunia II

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

9. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi.

Contohnya:

Jakarta

Asia Tenggara

Pulau Miangas

Dataran Tinggi

Gunung Semeru

Selat Lombok

Lembah Baliem

Sungai Musi

Pegunungan Himalaya

Kecamatan Cicadas

Gang Kelinci

Kelurahan Rawamangun

Catatan:

ditulis dengan huruf kapital.

(2) Huruf pertama nama diri geografi yang dipakai sebagai nama jenis tidak ditulis dengan huruf kapital.

Contohnya:

jeruk bali (Citrus maxima)

kacang bogor (Voandzeia subterranea)

nangka belanda (Anona muricata)

petai cina (Leucaena glauca)

10. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi, atau dokumen, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk.

Contohnya:

Republik Indonesia

Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

11. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk, yang tidak terletak pada posisi awal.

Contohnya:

Saya telah membaca buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma.

Tulisan itu dimuat dalam majalah Bahasa dan Sastra.

Dia agen surat kabar Sinar Pembangunan.

12. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, atau sapaan.

Contohnya:

S.H. = sarjana hukum

S.K.M. = sarjana kesehatan masyarakat

S.S. = sarjana sastra

M.A. = master of arts

M.Si. = magister sains

K.H. = kiai haji

13. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, kakak, adik, dan paman, serta kata atau ungkapan lain yang dipakai dalam penyapaan atau pengacuan.

Contohnya:

"Kapan Bapak berangkat?" tanya Hasan. Dendi bertanya, "Itu apa, Bu?"

"Silakan duduk, Dik!" kata orang itu.

Surat Saudara telah kami terima dengan baik.

"Hai, Kutu Buku, sedang membaca apa?"

Catatan:

(1) Istilah kekerabatan berikut bukan merupakan penyapaan atau pengacuan.

Contohnya:

Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.

Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.

(2) Kata ganti Anda ditulis dengan huruf awal kapital.

Contohnya:

Sudahkah Anda tahu?

Siapa nama Anda?

Demikian penjelasan mengenai apa itu huruf kapital, cara penggunaan serta contohnya. ( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )

Baca artikel apa itu lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved