Bandar Lampung

6 Pasien Covid-19 di KM Lawit Lampung, Rata-rata Berusia 25 Tahun

Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) I Panjang merawat 6 pasien Covid-19 di KM Lawit Pelabuhan Panjang Lampung. 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
6 Pasien Covid-19 di KM Lawit Lampung, Rata-rata Berusia 25 Tahun. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) I Panjang merawat 6 pasien Covid-19 di KM Lawit Pelabuhan Panjang Lampung. 

Hal tersebut disampaikan oleh Plt KSOP I Panjang Hendri Ginting saat dihubungi Tribun Lampung, Minggu (29/8/2021). 

"Jadi pasca sampainya kapal milik PT Pelni di perairan Pelabuhan Panjang Bandar Lampung tercatat sekarang ini kita merawat 6 pasien yang berstatus OTG, " kata Hendri.

Berdasarkan catatannya pasien yang baru masuk kemarin kedalam Isoter tersebut rata-rata berusia 25 tahun. 

"Masih sekitar 25 tahun usia pasien OTG yang masuk kapal pesiar tersebut, " kata Hendri

Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Bersiap Vaksin Warga Pakai Moderna

Saat ini kondisi mereka OTG dan memang tidak parah hanya butuh diisolasi karena tanpa gejala.

Sebelumnya, Kadiskes Provinsi Lampung dr Reihana mengatakan bahwa pasien yang datang ke isoter ini adalah pasien dengan kategori asimtomatis atau tanpa gejala.

Jadi untuk menghindari masyarakat yang positif tidak isoman dirumah.

"Karena ditakutkan kalau pasien covid ini dirumah itu ada orang tua yang rentan ada anak kecil, sehingga mudah menular dan gejalanya lebih berat, " kata Reihana.

Maka dari itu mereka yang isolasi mandiri ini harus bekerjasama dengan puskemas dan mereka harus dipantau langsung dan dibawa ke isoter.

Baca juga: Aturan Resepsi Pernikahan di Bandar Lampung, Tak Boleh Makan di Tempat dan Foto Bersama

Ada tenaga kesehatan yang nanti akan dipersiapkan dokter dan perawat, ahli gizi untuk melihat kondisi kesehatan pasien. 

Nanti mereka harus terkontrol saturasinya, tensi dan juga akan diajak berjemur. 

Dengan rekreasi ke kapal pesiar ini harapannya cepat sembuh dan ini juga mereka yang isoman hanya 10 hari saja di isoter. 

Lalu nanti dicek kalau sudah membaik nanti bisa diturunkan dari kapal. 

Walaupun di Jayapura tidak ada penyekatan maka akan diberi penyekatannya. Dan disini OTG tapi positif dan disediakan sekitar 400 tempat tidur. 

Dan tetap harus mengecek saturasi, tensi dan ini ada Poliklinik untuk pasien sehingga bisa termonitor.

Baca juga: Perusakan Mobil di Bandar Lampung Masih Diselidiki, Kasatreskrim: Pelaku Orang Tak Dikenal

Jadi mereka yang ke kapal ini hanya OTG saja dan kalau ada bergejala akan dioper ke RS rujukan dan berharap pekan depan digunakan. ( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved