Berita Terkini Nasional
Nadiem Izinkan Kampus di Daerah Level 1-3 Kuliah Tatap Muka
Ini khusus perguruan tinggi yang berada di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 hingga 3.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim memperbolehkan perguruan tinggi menggelar kembali pembelajaran tatap muka terbatas.
Ini khusus perguruan tinggi yang berada di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 hingga 3.
Sementara kampus yang masuk wilayah PPKM Level 4 masih harus menggelar pembelajaran jarak jauh atau daring.
"Kami mendorong kampus-kampus yang berada di wilayah PPKM level satu sampai tiga untuk segera pertemuan tatap muka terbatas kepada mahasiswa," ujar Nadiem melalui keterangan tertulis, Sabtu (28/8/2021).
Baca juga: Tanggapi Sorotan Mendikbud Nadiem, 7 Daerah di Lampung Siap Belajar Tatap Muka
Meskipun begitu, Nadiem meminta para mahasiswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas berkomitmen menjaga protokol kesehatan.
Keberhasilan kuliah tatap muka terbatas, kata dia, tergantung penerapan protokol kesehatan.
"Berhasil tidaknya pelaksanaan PTM (pembelajaran tatap muka) terbatas sangat bergantung komitmen teman-teman mahasiswa untuk saling menjaga dan melindungi melalui kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan," ucap Nadiem.
"Memberitahu teman-teman yang sakit, flu atau demam, untuk tidak masuk, ini ada di tangan mahasiswa. Di samping itu, adik-adik yang belum vaksin, cari informasi tempat vaksinasi terdekat untuk mendapat vaksin," sambungnya.
Nadiem menambahkan bentuk kedisiplinan dalam pelaksanaan kuliah tatap muka terbatas juga mencakup penyebaran informasi yang benar terkait Covid-19.
"Karena itu, manfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi yang benar. Jangan menyebarkan info yang tidak benar atau hoaks," jelasnya.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nizam turut mengimbau seluruh perguruan tinggi bersiap melakukan perkuliahan tatap muka terbatas. Khususnya bagi perguruan tinggi dan daerah yang telah memenuhi syarat.
Penerapan pembelajaran tatap muka, kata dia, harus dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
"Saya minta kampus yang telah memenuhi syarat segera menyiapkan perkuliahan tatap muka terbatas dengan penerapan protokol kesehatan ketat," ujarnya.
Nizam mengungkapkan satu keberhasilan penerapan protokol kesehatan adalah tidak munculnya kasus baru Covid-19 pada periode seleksi masuk perguruan tinggi tahun ini.
"Jika kita disiplin protokol kesehatan, maka mobilitas mahasiswa tidak akan memunculkan klaster baru," katanya.