Berita Terkini Artis
Zoya Amirin Dukung Aksi Boikot Pedangdut Saipul Jamil dari TV dan YouTube
seksolog klinis sekaligus selebgram Zoya Amirin ikut mendukung aksi boikot Saipul Jamil.
Ia menilai stasiun TV kini lebih mementingkan rating siaran acara.
Dalam unggahannya, ia turut menandai akun resmi @kpipusat dan berharap agar suaranya dapat didengar.
"Ini loh alasan saya memboikot Pelaku Kekeras Seksual di beri panggung di stasiun TV.
Saya tidak punya dendam pribadi dgn SJ, saya tidak kenal dengan SJ. Saya memikirkan kesejahteraan korban & orang terdekat korban kekerasan seksual.
Apakah harus terjadi pada orang terdekat kita baru kita peduli terhadap kesehatan mental menghadapi trauma?
Siapa yang melakukan siapa yang memaafkan agak lucu sih ini
Shame on you! kepada stasiun TV yang lebih peduli rating daripada kepedulian memberi panggung kepada pelaku kekerasan seksual
Dipenjara itu adalah hukuman fisik bukan proses rehabilitasi jiwa. Masuk penjara memangnya sembuh dari perilaku seksual yang tidak sehat?!
Yakin @kpipusat mau membiarkan siaran tidak sehat di TV nasional? Ini bukan soal mantan napi tapi soal pemicu kekerasan seksual disiarkan secara nasional.
Semoga boikot saya didengar & didukung oleh @kpai_official," tulis Zoya Amirin.
Sambutan bak Pahlawan
Pakar hukum pidana, Abdul Fickar kritik cara penyambutan Saipul Jamil bak pahlawan.
Diketahui, pedangdut Saipul Jamil telah resmi bebas murni dari lapas Cipinang pada Kamis (2/9/2021).
Ia bebas murni setelah mendapat remisi sebanyak 30 bulan dari dua kasus yang menjeratnya, yaitu kasus penyuapan dan pencabulan.
"Dia sudah dinyatakan sebagai orang yang merdeka, orang yang bebas murni. Tidak ada lagi sangkut pautnya dengan Lapas Kelas 1 Cipinang. Total remisi ada 30 bulan dari hukuman 8 tahun dua perkara," terang Tonny Nainggolan," kata Kalapas Kelas 1 Cipinang, Tonny Nainggolan, seperti dikutip dari Tribunnews, Sabtu (4/9/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kondisi-terbaru-saipul-jamil-terungkap-sudah-5-tahun-dipenjara-karena-kasus-asusila-dan-suap.jpg)