Breaking News:

Pesawaran

Pemuda Meninggal Dunia di Pohon Duku di Pesawaran Lampung Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pemuda yang meninggal dunia tergantung di pohon langsat (duku) di Dusun III Desa Teba Jawa Kecamatan Kedondong, Pesawaran telah diserahkan.

humas Polres
Seorang pemuda ditemukan meninggal dunia tergantung di pohon duku 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN – Pemuda yang meninggal dunia tergantung di pohon langsat (duku) di Dusun III Desa Teba Jawa Kecamatan Kedondong, Pesawaran telah diserahkan ke pihak keluarga oleh kepolisian.

Kasatreskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin mengatakan, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi kepada korban.

“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, telah dibuatkan surat penolaka,” kata Supriyanto mewakili Kapolres AKBP Vero Aria Radmantyo, Rabu, 22 September 2021.

Pemuda yang meninggal dunia tergantung di pohon duku tersebut diketahui bernama Redi Supito (20) warga Desa Sungkai Berayun Kecamatan Bang Haji, Bengkulu Tengah.

Redi bekerja sebagai karyawan Koperasi Ozero Pringsewu. Pemuda tersebut ditemukan meninggal dunia oleh warga dengan posisi tergantung dengan sutas tali pada Selasa, 21 September 2021 kemarin, sekira pukul 18.30 WIB.

Baca juga: Warga Lampung Barat Geger Beruang Masuk Pemukiman, Sudah Mangsa 15 Kambing

Pemenuhan korban bermula dari ditemukannya sepeda motor Hoda Revo Fit warga hitam dengan nomor polisi BD 6853 IC yang terparkir di jalan kebun Dusun III, Desa Teba Jawa, Kecamatan Kedondong.

Kepala Desa Teba Jawa bersama aparat setempat mendatangi lokasi kebun tersebut. Lalu, saat dilakukan penyisiran di area kebun didapati seorang pemuda dalam keadaan tergantung diatas pohon duku.

Penemuan jasad korban lalu dilaporkan ke Polres Pesawaran yang kemudian menurunkan tim inafis dan petugas piket serta tim dari RSUD Pesawaran.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ungkap Supriyanto.

Polisi mengamankan barang bukti, diantaranya satu unit sepeda motor, seutas tali warna coklat panjang 92 cm, sepasang sepatu, HP, power bank, dan tas slempang.

Kemudian dompet warna hitam berisi kertas angsuran nasabah, dompet warna coklat berisi identitas korban, sepasang sarung tangan warna hitam, uang Rp 300 ribu, dan uang Rp 13 ribu. ( Tribunlampung.co.id / R Didik Budiawan Cahyono )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved