Breaking News:

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Beri Kesempatan Terakhir Bakso Sony

Pemerintah Kota Bandar Lampung rupanya memberikan kesempatan terakhir kepada Bakso Sony agar masih bisa membuka gerainya di kota tapis berseri.

Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id/Soma
Ilustrasi. Pemerintah Kota Bandar Lampung rupanya memberikan kesempatan terakhir kepada Bakso Sony. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung rupanya memberikan kesempatan terakhir kepada Bakso Sony agar masih bisa membuka gerainya di kota tapis berseri.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi menjelaskan, Bakso Sony diberi kesempatan terakhir untuk kembali membuka gerainya.

"Ini kita harap hanya sementara. Semoga dengan ini permasalahan terselesaikan," katanya.

Ia mengatakan, penyegelan 12 gerai yang tersisa itu guna memberikan daya desak yang lebih kepada manajemen Bakso Sony.

Sebab, sebelumnya pemkot telah bersikap persuasif.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung Yanwardi sebelumnya pernah mengatakan Bakso Sony tidak memakai tapping box sejak 2018.

Dalam kurun waktu tiga tahun tersebut, kata Yanwardi, kerugian yang dialami Pemkot Bandar Lampung akibat ketidakoptimalan pajak Bakso Sony mencapai miliaran rupiah.

Baca juga: Duduk Perkara Penyegelan 18 Gerai Bakso Sony di Bandar Lampung

"Selama ini mereka hanya setor Rp 150 juta. Itu paling besar. Kadang Rp 120-130 juta. Jadi memang berkurang hingga Rp 300 juta sebulan. Kalau tiga tahun berarti sudah berapa," beber Yanwardi.

DPRD Bandar Lampung Dukung Penyegelan

Kasus penyegelan Bakso Sony di Bandar Lampung disambut baik oleh anggota DPRD Komisi II Bandar Lampung Djumadi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved