Berita Terkini Nasional
Pertengkaran Tuti dan Istri Muda, Ada Sumpah Soal Mobil Alphard sebelum Terjadi Pembunuhan
Baru terungkap pesan terakhir Tuti Suhartini soal mobil Alphard sebelum meninggal dunia dalam kasus pembunuhan di Subang
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -- Baru terungkap pesan terakhir Tuti Suhartini soal mobil Alphard sebelum meninggal dunia dalam kasus pembunuhan di Subang yang juga menewaskan putrinya, Amalia Mustika Ratu.
Tuti Suhartini, korban pembunuhan di Subang diketahui meninggal dunia di dalam bagasi mobil Alphard. Mayatnya ditumpuk bersama jasad putrinya, Amalia Mustika Ratu pada Rabu (18/8/2021).
Sebelum tewas dalam kasus pembunuhan di Subang, Tuti Suhartini (55) sempat memberikan pesan terakhir sekaligus sumpah serapahnya. Ucapan dan sumpah serapah Tuti itu ditujukan untuk istri muda Yosef, Mimin.
Yoris (34) mengatakan, mendiang ibunya Tuti Suhartini pernah berujar, bahwa mobil mewahnya, Toyota Alphard, tidak akan bisa berjalan apabila digunakan oleh orang lain.
Menurut Yoris, sebelum ibunya meninggal secara mengenaskan itu, Tuti pernah bersumpah apabila mobil digunakan orang lain, mobil tersebut tidak akan bisa jalan.
Baca juga: Gara-gara Stiker di Motor, Anak Mimin Dicurigai sebagai Pelaku Pembunuhan di Subang
"Memang dulu pernah dari Mamah itu sendiri, ada sumpah serapah yang diucapkan mamah. Jadi si mobil Alphard itu dipake sama orang lain itu mobil pasti diem tidak akan pernah bisa digunakan," ucap Yoris, Jumat (24/9/2021).
Yoris mengatakan, ibunya memang tidak mengizinkan orang lain untuk menggunakan mobil keluarga tersebut. Bahkan Tuti sangat tak mau, tidak rela bila mobil Alphard tersebut dipakai Mimin, istri muda Yosef.
"Karena mobil itu gak mau dipinjamkan atau dipakai sama si Mimin itu sebenarnya, itu sih intinya mah, jadi gak mau si Mimin itu numpang ada di mobil itu," kata Yoris.
Mobil tersebut justru dijadikan pelaku pembunuhan untuk menyimpan jasad Tuti dan anaknya, Amalia Mustika Ratu.
Diketahui Mimin disebut tega merebut Yosef dari tangan Tuti. Mimin rela dinikahi siri oleh Yosef pada tahun 2009.
Baca juga: Diperiksa Soal Pembunuhan di Subang, Terungkap Status Pernikahan Yosef dan Mimin Sebenarnya
Padahal saat itu, Yosef sudah memiliki istri dan 2 anak, yakni Yoris dan Tuti Amalia Mustika Ratu. Namun, janda 2 anak itu seolah tak peduli dan tetap mau dinikahi Yosef.
Hubungan Tuti dengan istri muda suaminya, Yosef, pun diketahui sangat tak akur. Mimin dan Yosef diketahui sudah 12 tahun menikah siri.
Selama berumah tangga, Mimin disebut-sebut acap kali menebar teror pada Tuti.
Malah ketika pertama kali jasad Tuti dan Amalia Mustika Ratu ditemukan dalam bagasi mobil, kakak korban, Yeti, langsung curiga pada Mimin.
Tak hanya itu, Tuti seakan tidak ikhlas jika barang miliknya harus dipakai juga oleh Mimin, termasuk soal mobil Alphard.
Amalia dan Yosef ribut gara-gara motor NMax
Yoris juga mengungkap percakapannya dengan Tuti Suhartini (55) soal motor Yamaha NMax sebelum ditemukan meninggal dunia. Percakapan tersebut dilakukan melalui telepon.
Baca juga: Amalia Fujiawati Ternyata Tak Menikah dengan Bambang Pamungkas, Ada Bambang Lain
Yoris membeberkan pecakapannya dengan Tuti melalui telepon pada 2020. Saat itu, Tuti terdengar emosional karena perkara motor NMAX.
Yosef ingin membeli motor NMAX namun tidak diizinkan anaknya, Amalia. Berdasarkan pengakuan Yoris, Yosef kemudian mengadukan kejadian itu kepada ibunya atau nenek Amalia.
Adik Yoris itu kemudian dimarahi ibunda Yosef karena tidak mengizinkan membeli motor NMAX. Yoris mengaku mengetahui masalah tersebut saat Tuti menjelaskannya melalui telepon.
Dalam percakapan itu, Tuti terdengar menangis hingga berteriak-teriak.
"Kalo gak salah itu, kayaknya papah (Yosef) ngadu ke nenek saya, kejadiannya waktu itu mamah (Tuti) nelfon sambil teriak-teriak sambil nangis, (saya tanya) 'mamah kenapa? Mamah kenapa?' Terus kata mamah itu Amalia dilabrak sama nenek katanya papah tidak dibelikan motor," ucap Yoris saat ditemui di Dusun Jalancagak, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Senin (27/9/2021).
Pada akhirnya, Amalia mengizinkan Yosef membeli motor tersebut. Kata Yoris, adiknya melakukan itu agar pertikaian tidak semakin parah.
"Tapi pada akhirnya dibeliin sama Amalia yaudah lah daripada masalah, kita juga harus bijak, saya sebagai kakak tertua jadi harus bisa nyeimbangin yaudah beliin aja," katanya.
Sampai dengan saat ini pihak kepolisian masih belum bisa mengungkap kasus yang sudah menjadi sorotan publik ini.
Sudah memasuki hari ke 40 ini, keluarga korban perampasan nyawa ibu dan anak desak pihak kepolisian agar secepatnya menemukan dan menangkap pelaku yang sudah berbuat keji tersebut.
Bantah Kunci Otomatis
Mobil Alphard tempat ditemukannya jasad Tuti Suhartini serta Amalia Mustika Ratu disebut-sebut tidak akan bisa jalan apabila dikemudikan orang lain karena dikendalikan kunci otomatis. Namun, hal tersebut dibantah oleh Yoris.
Yoris menyebutkan mobil Alphard milik keluarganya tersebut menggunakan kunci-kunci manual. Bahkan kuncinya disimpan di kamar adiknya Amalia.
"Kunci itu tuh kunci manual aja, setahu saya, saya juga kan pernah pakai, sebenarnya mobil itu bisa siapa saja yang pakai," ucap Yoris di Dusun Jalancagak, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jumat (24/9/2021).
Menurut Yoris, kunci dari mobil Alphard tersebut selalu berada di rumah Tuti dan tidak pernah dibawa-bawa oleh dirinya.
"Dan juga kunci itu ada di rumah enggak kemana-kemana, enggak pernah juga dibawa-bawa sama saya, jadi nyimpennya tuh di kamar Amalia, digantung sama kunci-kunci kendaraan lainnya," katanya.
Saat ini, mobil mewah Alphard tersebut diamankan pihak kepolisian di halaman Polsek Jalancagak guna kepentingan penyelidikan.
Rekaman CCTV NMAX
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyampaikan sejumlah temuan polisi hasil kerja selama 30 hari.
Dari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, dikaitkan dengan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan mobil Avanza Putih di rekaman CCTV.
Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyampaikan kendaraan pertama yang diduga digunakan pelaku adalah Avanza putih.
"Dari kesesuaian itu, hanya sementara ini ada dugaan bahwa diduga pelaku menggunakan kendaraan, ini hanya diduga atau ada dugaan sebuah kendaraan jenis avanza warna putih. Artinya kalau pun dia pelaku, ada hubungannya dengan kejadian tersebut," kata Kombes Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/9/2021).
Dari rekaman CCTV itu pula, selain Avanza putih, polisi menemukan kendaraan lain yakni sepeda motor.
"Kemudian dengan satu kendaraan lagi adalah kendaraan sepeda motor warna biru. Kemudian penyidik melakukan identifikasi terhadap kendaraan-kendaraan, nomor polisi sekian. Jadi beberapa kendaraan diidentifikasi, tentu akan didalami lagi pemilik-pemilik kendaraan tersebut," jelasnya.
Lebih lanjut, Ramadhan menuturkan jenis kendaraan roda dua tersebut berjenis NMAX.
Polri juga tengah menginventarisasi kendaraan sepeda motor berjenis tersebut di Subang.
"Nah itu kalau kita lihat dari data dengan plat nomor yang ada di sana (Subang), ada 5.572 unit. Dari 5.572 unit itu mengerucut ada 26. Ada 26 kendaraan roda dua NMAX biru. Jadi lebih mengerucut kepada warga yang ada di sekitar situ di Kabupaten Subang," ucapnya.
Di sisi lain, pihaknya masih mendalami hubungan kendaraan tersebut dengan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.
"Karena misalnya kendaraan roda dua sepeda motor warna biru, kan ada ratusan bahkan ribuan. Tentu nanti akan didalami dengan hubungan antara tersangka dengan korban atau calon tersangka dengan korban," ujarnya.
Sementara itu, hingga lebih dari satu bulan pembunuhan ibu dan anak ini berlalu, pihak kepolisian masih belum bisa mengungkap siapa pelakunya.
Sejumlah saksi sudah diperiksa oleh polisi. Baik itu keluarga dekat maupun saksi di sekitar lokasi.
Bahkan, Yosef dan Mimin sang istri muda sempat diperiksa polisi hingga belasan kali dan pakai alat pendeteksi kebohongan.
Artikel ini telah tayang di bogor.tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/foto-amalia-mustika-ratu-semasa-hidupnya.jpg)