Breaking News:

Lampung Selatan

Massa dari Beberapa Ormas dan LSM di Lampung Selatan Gelar Aksi, Minta Kejelasan Pengelolaan CRS

Ratusan pengunjuk rasa dari beberapa Ormas dan LSM di Lampung Selatan menggelar aksi demo menuntut kejelasan dan transparansi tentang pengelolaan CSR.

Tribunlampung.co.id / Dominius D Barus
Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Lampung Selatan menggelar aksi demo salah satunya meminta kejelasan Corporate Social Responsibility (CSR). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Kabupaten Lampung Selatan menggelar aksi demo, pada Kamis (30/9/2021).

Massa menuntut kejelasan tentang pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Lampung Selatan.

Ratusan massa ini merupakan gabungan dari  LSM-GMBI, Laskar Merah Putih, Gerakan Masyarakat Banten (Geram Banten), Laskar Inti Bersatu Antar Suku (LIBAS).

Aksi demo dilakukan di depan Kantor Inspektorat Saber Pungli, di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan, dan di depan kantor Bupati Lampung Selatan.

Massa menyoroti tupoksi dari Inspektorat dari segi pengawasan soal penggunaan dana CSR yang dianggap tidak transparan dan tidak jelas dalam penggunaannya.

Baca juga: Golkar Lampung Dukung Lodewijk Gantikan Azis Syamsuddin

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Bawah Indonesia (LSM- GMBI) Wilter Lampung Ali Muktamar Hamas mengatakan, pemerintah harus transparansi dalam penggunaan dana CSR, karena penggunaan dana itu rawan terhadap penyalahgunaan dan wewenang.

"Tanggung jawab sosial dan lingkungan adalah komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan.”

“Guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat. Baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya," ujarnya.

Ali mengatakan, pihaknya hadir dan melakukan aksi unjuk rasa dengan damai demi untuk mengajak masyarakat untuk dapat berperan aktif dan ikut mengawasi apa yang sudah menjadi.

"Karena apabila sumber dana yang digunakan oleh pemerintah adalah CSR. Sudah sepantasnya kegiatan tersebut demi dan untuk masyarakat bukan hanya demi kekayaan atau penambahan aset pemerintah semata," pungkasnya. ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved