Apa Itu

Apa Itu Peristiwa G30S/PKI

Indonesia memiliki peristiwa berdarah yang disebut G30S/PKI. Lalu apa itu G30S/PKI?

Tayang:
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Kompas.com/Andra Prabasari
Ilustrasi diorama peristiwa G30S/PKI di lubang buaya. Apa Itu Peristiwa G30S/PKI 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam sejarah Indonesia, terdapat peristiwa Gerakan 30 September yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI). Lalu, apa itu peristiwa G30S/PKI?

Peristiwa bersejarah ini terjadi pada 1965 dan merupakan suatu gerakan pemberontakan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dan menjadikan Nusantara menjadi negara komunis.

Aksi berdarah tersebut diketahui dipimpin oleh DN Aidit.

Dikutip dari Kompas.com (1/10/2021), peristiwa G30S awalnya dipicu dari kabar adanya sekelompok jenderal atau Dewan Jenderal yang hendak mengudeta Presiden Soekarno.

Peter Kasenda dalam buku "Kematian DN Aidit dan Kejatuhan PKI" (2016) menulis, PKI mendapat informasi ini dari rekan mereka di militer yang merupakan simpatisan PKI.

Baca juga: Apa Itu Paragraf Induktif dan Contohnya

Militer saat itu terbelah menjadi beberapa faksi yang saling memperebutkan kekuasaan.

Di antara beberapa faksi tersebut, hanya sebagian kecil yang bersimpati terhadap PKI.

PKI merupakan partai yang cukup diperhitungkan saat itu. Kader-kadernya bahkan menduduki kursi dewan dan kursi pejabat.

Selain faksi militer yang simpati ke PKI, namun ada juga faksi-faksi yang justru anti terhadap PKI.

Ada militer yang setia kepada Sukarno, dan ada yang tidak.

Baca juga: Apa Itu Kalimat Aktif, Cek Bedanya dengan Kalimat Pasif

Dalam faksi yang tidak loyal inilah diyakini Dewan Jenderal bersarang.

Ideologi di dunia berkembang setelah Perang Dunia II berakhir pada 1945.

Negara-negara pemenang saling bersaing memperebutkan pengaruh.

Persaingan yang dikenal dengan Perang Dingin ini kemudian membelah dunia menjadi dua.

Ada Uni Soviet dengan paham komunisnya, lalu ada Amerika Serikat dengan paham kapitalisnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved